Berita

Andri Darmawan Sebut Kuasa Hukum Korban Dugaan Pelecehan Sebarkan Informasi Sesat, Chat WA Hasil Rekayasa

Muarasultra.com, KENDARI – Perseteruan antara Kuasa Hukum korban dugaan pelecehan anak, Nasruddin, dan Kuasa Hukum terpidana Mansur, Andri Darmawan, kembali memanas.

Polemik terbaru mencuat usai beredarnya percakapan WhatsApp yang diklaim sebagai komunikasi antara Mansur dan seorang murid saat masih mengajar di MUAS, empat tahun lalu.

Nasruddin menjadi pihak pertama yang mengungkap konten chat tersebut. Ia menyebut percakapan itu menjadi bagian penting dalam rangkaian bukti yang menguatkan dugaan perilaku menyimpang Mansur.

“Dalam persidangan, tiga saksi sudah diperiksa, termasuk korban, orang tua korban, saksi anak, saksi ahli, serta bukti chat WhatsApp dari Mansur,” kata Nasruddin.

Ia mengklaim percakapan itu menunjukkan perilaku yang tidak pantas dari seorang ustadz yang seharusnya menjadi panutan.

“Kalau ada yang bilang Mansur orang baik-baik, saya bisa buktikan sebaliknya. Ada chat WA Mansur terhadap muridnya ketika dia masih mengajar di MUAS,” ujarnya sambil menunjukkan tangkapan layar percakapan tersebut.

Menurut Nasruddin, dalam chat itu, Mansur meminta seorang murid untuk membuka cadarnya. Ia mempertanyakan moralitas tindakan tersebut.

“Dia mengirim pesan kepada seorang anak yang bercadar dan menyuruhnya membuka cadar. Logis tidak bagi seorang ustadz? Ini yang harus diketahui oleh publik, termasuk PGRI. Bukti chat ini juga terungkap dalam persidangan,” tegasnya.

Namun, kubu Mansur membantah keras seluruh klaim tersebut. Kuasa hukum Mansur, Andri Darmawan, menyatakan chat WhatsApp yang disebarluaskan Nasruddin adalah palsu dan hasil rekayasa.

“Itu jelas editan. Format nomornya saja keliru. Di WhatsApp, nomor yang belum tersimpan hanya menampilkan kode +62, lalu langsung diikuti angka delapan. Bukan +620. Ini basic, dan sangat mudah dibuktikan,” tegas Andri.

Andri juga menekankan bahwa isi chat yang diklaim sebagai percakapan antara Mansur dan muridnya telah dibantah secara eksplisit oleh terpidana dalam putusan Majelis Hakim PN Kendari.

“Pak Mansur tidak pernah mengakui itu. Dalam putusan juga dijelaskan, ia memang pernah menanyakan foto saksi anak, tetapi untuk memastikan jenis kelamin karena suara yang bersangkutan terdengar seperti laki-laki,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andri menuding Nasruddin telah menyebarkan informasi menyesatkan. Ia memastikan bahwa percakapan WhatsApp yang disebarkan itu bukan bagian dari barang bukti resmi di persidangan.

“Jaksa hanya menyita dua bukti: rekaman dan chat antara korban pelecehan dan orang tua korban. Tidak pernah ada bukti chat Mansur dengan murid sewaktu di MUAS. Itu bukan barang bukti. Makanya saya bilang, dia (Nasruddin) tidak pernah ikut sidang,” pungkasnya.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Satresnarkoba Polres Konawe Ringkus Dua Pengedar Sabu di Wawotobi

Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal…

18 jam ago

Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Sungai Lalindu Konawe Utara, Kondisi Tak Utuh

Muarasultra.com, Konawe Utara — Warga Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…

18 jam ago

Pria Paruh Baya di Lambuya Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Umur 4 Tahun ‎

‎Muarasultra.com, KONAWE - Seorang pria paruh baya berinisial RS warga kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe diamankan…

1 hari ago

Dari Tanjung Lalimbue, Wabup Konawe Kukuhkan Kader Pramuka di Tujuh Kecamatan

Muarasultra.com, KONAWE — Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., melantik pengurus Majelis Pembimbing…

1 hari ago

Gerak Cepat Polsek Lambuya Bersama Damkar dan TNI Padamkan Karhutla, Selamatkan Rumah Warga dari Ancaman Kebakaran

Muarasultra.com, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan pohon…

2 hari ago

Dari Tanjung Lalimbue untuk Persaudaraan, Bupati Konawe: Eratkan Silaturahmi Kokohkan Persaudaraan

Muarasultra.com, KONAWE – Ribuan peserta memadati kawasan Pantai Tanjung Lalimbue, Kecamatan Kapoila, Kabupaten Konawe, Sulawesi…

2 hari ago