Muarasultra.com, KONAWE – Belum sepekan bergulir, turnamen sepak bola Sampara Raya Cup I di Kabupaten Konawe menuai sorotan tajam dari peserta.
Sorotan ini disampaikan langsung Management FC Bintang Timur club sepak bola asal kecamatan Lalonggasumeeto, melalui pamflet pengunduran diri yang diterima awak media Muarasultra.com, Sabtu (24/10/2026).
Management menilai, panitia turnamen telah mencederai nilai fair play, kejujuran serta aturan main yang telah disepakati bersama.
Kami sangat menyesalkan pelaksanaan aturan yang kami nilai tidak konsisten terkait keabsahan pemain dalam turnamen ini,” ungkap Management club Bintang Timur.
Berikut pernyataan sikap Bintang Timur FC
1. Pelanggaran Regulasi Domisili (KTP).
Sejak awal, regulasi turnamen menetapkan batasan kuota dan domisili pemain yang diizinkan bertanding, yakni pemain yang berdomisili atau memiliki KTP asli dari wilayah 8 (delapan) Kecamatan Sampara Raya sebagai tim undangan.
2. Keputusan Panitia yang Tidak Konsisten.
Dalam pelaksanaannya, ditemukan indikasi serta bukti adanya pemain yang bukan merupakan warga asli tetapi dipercepat pembuatan KTP nya agar dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam hal ini kegiatan Sampara Raya CUP I dengan mengusung tema “TEMU KANGEN” telah tercederai dan kami merasa kegiatan ini gagal untuk di ikuti karena ada beberapa kecamatan yang mencoba memuluskan hal tersebut.
3. Mencederai Nilai Fair Play dan Tujuan Turnamen.
Pembiaran terhadap dugaan pelanggaran regulasi tersebut dinilai mencederai semangat sportivitas dan merugikan tim-tim yang telah berkomitmen mematuhi aturan sejak awal.
Selain itu, hal tersebut tidak sejalan dengan tujuan turnamen untuk membina dan memberdayakan potensi pesepakbola lokal di wilayah Sampara Raya.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, dengan berat hati namun tetap berpegang teguh pada prinsip sportivitas, kami Tim secara resmi menyatakan
MENGUNDURKAN DIRI dari Turnamen SAMPARA RAYA CUP I.
Keputusan ini kami ambil sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan aturan dan nilai-nilai kejujuran dalam dunia sepak bola.
Kami berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi dan pelajaran berharga bagi penyelenggaraan turnamen sepak bola pada masa mendatang.
Demikian pernyataan sikap dan pengunduran diri ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama panitia selama ini, kami ucapkan terima kasih.
HORMAT KAMI
BINTANG TIMUR KONAWE & KT. LL MEETO
#LALONGGASUMEETO BISAA…!!
Manager club Bintang Timur, Isrun Hilal saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan ihwal pengunduran diri clubnya di turnamen Sampara Raya Cup I.
”Iya benar, tp ini kami lg rapat dulu dgn panitia dan para manajer utk mencari solusi terbaik supaya turnamen bisa berjalan lagi,” ujar Idrus.
Ia menyampaikan untuk saat ini belum ada club lain yang ikut mengundurkan diri.
Laporan : Febri Nurhuda







