Muarasultra.com, KONAWE – Ratusan Kepala desa di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini tengah melakukan proses pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) periode Juli – Agustus tahun 2026.
Proses pencairan honor ini berjalan normal seperti tahun-tahun sebelumnya. Kepala desa melaporkan realisasi pajak, mendapatkan rekomendasi dari camat selanjutnya ke badan pemeriksa keuangan dan aset daerah (BPKAD) untuk proses pembayaran.
Dalam perjalanannya, BPKAD Kabupaten Konawe menambahkan syarat tambahan. Syarat yang dimaksud adalah setiap desa melampirkan laporan kinerja aparat desa selama kurun waktu satu tahun.
Laporan ini kemudian disatukan dalam satu format file untuk dilampirkan dalam dokumen permintaan pencairan honor atau ADD.
”Bukan dipersulit, honor ini kan untuk membayar hasil kerja teman-teman aparat, jadi kami ingin lihat hasil kerjanya apa saja,” ujar Kepala BPKAD Kabupaten Konawe, Adnan saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (29/9/2026).
Ia menambahkan, pihaknya telah menggelar rapat bersama APDESI kabupaten Konawe dan hal ini telah disepakati bersama untuk dilaksanakan.
Meski demikian, Adnan menegaskan bahwa pihaknya tidak ada niat untuk kemudian memberatkan teman-teman kepala desa , akan tetapi syarat ini juga untuk perbaikan administrasi desa sehingga menjadi desa unggul dengan aparat yang berkualitas.
”Sekali lagi kita tidak persulit, uangnya sudah ada, siap kita bayar. Teman-teman desa tinggal laporkan berapa jumlah penduduk, topografi desa, potensi desa dan hal-hal lain tentang desa yang disatukan dalam file profil desa, tidak perlu diprint out cukup pdfkan saya, lampirkan saya bayar,” ungkap Adnan.
Kepala BPKAD Kabupaten Konawe inipun menambahkan bahwa hasil kinerja aparat desa yang tertuang dalam profil desa nantinya akan jadi acuan Pemerintah daerah dalam melaksanakan kegiatan pameran inovasi desa.
”Kalau hari ini sudah ada profilnya, hari ini juga saya bayarkan. Tidak ada niatan untuk kemudian mempersulit teman-teman dalam mendapatkan hak-hak mereka (Aparat),” pungkasnya.
Laporan: Febri Nurhuda







