Hari Ketiga Pencarian Nasarudin di Hutan Anggoro Kembali Nihil, Kendaraan dan Tas Korban Jadi Petunjuk

oleh -136 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE – Upaya pencarian terhadap Nasarudin (52), warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, yang diduga hilang di kawasan hutan sekitar Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku, kembali belum membuahkan hasil.

‎Memasuki hari ketiga operasi SAR, Kamis (17/9/2026), Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sejumlah area yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.

‎Namun hingga pukul 17.10 Wita, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Jumat (18/9/2026) pukul 07.00 Wita.

‎Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan dengan dukungan berbagai peralatan SAR.

‎Unsur yang terlibat di antaranya SMC dan staf SMC KPP Kendari, rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe, Tim K9 Polda Sultra, Damkar Konawe, Bhabinkamtibmas, Babinsa, RAPI Konawe, Kartana, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah desa Sambeani, masyarakat sekitar serta keluarga korban.

‎Berdasarkan kronologi, Nasarudin diketahui keluar dari rumah pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 14.00 Wita untuk mencari ikan di rawa sekitar Desa Anggoro.

‎Beberapa kerabat korban kemudian menyusul karena sebelumnya telah membuat janji untuk bersama-sama mencari ikan. Namun hingga sekitar pukul 17.30 Wita, mereka tidak menemukan korban di lokasi yang telah ditentukan.

‎Kendaraan dan tas milik Nasarudin kemudian ditemukan di sekitar lokasi pertemuan. Sejak saat itu, pencarian dilakukan oleh tim gabungan hingga memasuki hari ketiga operasi SAR.

‎Dalam pencarian hari ketiga, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 8 kilometer per jam dari arah barat laut berdasarkan informasi BMKG.

‎Hingga operasi dihentikan sementara pada Kamis sore, hasil pencarian masih nihil. Tim SAR gabungan dijadwalkan kembali melakukan pencarian pada Jumat pagi.


‎Laporan: Febri Nurhuda



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *