Polda Sultra dan Media Perkuat Kemitraan, Pers dan Polri Tak Terpisahkan dalam Menjaga Kamtibmas

oleh -48 Dilihat
oleh
Ketgam : Kapolda Sultra, Irjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H,.S.IK.,M.H saat memberikan sambutannya di giat coffee morning Kapolda Sultra bersama Insan Pers.

Muarasultra.com, KENDARI — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat sinergi dengan insan media sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi yang akurat, objektif, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan penguatan sinergi kehumasan antara Polda Sultra dengan pimpinan organisasi media, pimpinan media, serta para wartawan yang digelar di Mapolda Sultra, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H,.S.IK.,M.H Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K Irwasda, Kepala Bidang Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, Katua Organisasi media, Ketua Organisasi Wartawan dan para jurnalis.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Polda Sultra dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, serta berimbang kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan Kapolda saat bertemu insan pers dan wartawan di Kendari. Pertemuan tersebut dibuka dengan pantun yang mencairkan suasana.

“Pantau duduk santai memandang fajar, minum kopi bersama kawan. Rasa gembira hati bersinar, menyapa sahabat pers dan wartawan,” ujar Himawan.

Kapolda juga mengaku bersyukur pertemuan tersebut dapat kembali dilaksanakan dalam suasana penuh keakraban. Menurutnya, forum silaturahmi seperti ini penting untuk membangun komunikasi dan saling mengenal antara jajaran kepolisian dengan insan media.

“Alhamdulillah, yang hadir hari ini diberikan kesehatan sehingga kita bisa berkumpul di tempat ini dan saling mengenal,” katanya.

Ia menjelaskan, pertemuan antara Polda Sultra dan insan pers direncanakan berlangsung secara berkala. Meski idealnya dapat dilakukan lebih sering, kondisi efisiensi anggaran menjadi salah satu hal yang harus dicermati bersama.

Namun demikian, Himawan memastikan kondisi tersebut tidak akan menjadi penghalang dalam menjaga komunikasi antara kepolisian dan media.

“Hal itu tidak akan menyulitkan kita untuk selalu berkomunikasi,” tegasnya.

Kapolda menilai media memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam mendukung demokrasi serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kata dia, arus informasi bergerak semakin cepat. Kondisi tersebut membutuhkan ketelitian dan kemampuan untuk melakukan analisis terhadap setiap informasi sebelum disebarluaskan.

“Informasi yang dipublikasikan begitu cepat. Karena itu, perlu kita cerna dan analisis, apakah informasi tersebut akurat atau justru merupakan misinformasi,” ujarnya.

Kapolda berharap insan pers dapat terus menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya cepat, tetapi juga mengedepankan akurasi dan nilai edukasi bagi masyarakat.

Menurutnya, Polda Sultra tidak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara langsung untuk menyampaikan setiap informasi mengenai kegiatan dan kebijakan kepolisian. Karena itu, media menjadi mitra penting dalam memastikan informasi yang benar dapat diterima masyarakat.

“Kami menyadari tidak memiliki tangan yang cukup panjang untuk menjangkau seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kami tidak dapat dipisahkan dari teman-teman media untuk menyampaikan informasi yang baik, akurat dan memberikan edukasi,” katanya.

Himawan juga menegaskan bahwa Polda Sultra senantiasa terbuka terhadap kritik yang bersifat membangun. Baginya, masukan dari media dapat menjadi bahan evaluasi bagi institusi kepolisian untuk terus memperbaiki diri.

“Kita tidak bisa melihat diri kita sendiri secara utuh. Karena itu, teman-teman media bisa memberikan masukan kepada kami sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan bersama,” ungkapnya.

Selain penyampaian informasi, ia menyebut kebijakan dan program Polda Sultra juga perlu dikomunikasikan secara baik agar dapat dipahami oleh masyarakat.

Sejumlah agenda yang menjadi perhatian Polda Sultra antara lain penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana, seperti pencurian dengan kekerasan atau curas, pencurian dengan pemberatan atau curat, pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, peredaran narkotika, persoalan pertambangan, hingga tindak kekerasan.

Kapolda menegaskan, seluruh langkah tersebut harus dikemas dalam pola penanganan yang benar-benar memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat.

“Ke depan, apa yang kita lakukan harus bisa selaras dengan apa yang diinginkan masyarakat,” katanya.

Melalui kemitraan yang semakin kuat dengan insan pers, Himawan berharap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tenggara dapat terus terjaga.

Ia juga mendorong agar kolaborasi antara Polda Sultra dan media dapat menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin optimal.

“Ke depan kita harus terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas kamtibmas, memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendukung pelayanan yang optimal,” pungkasnya.

 

Penulis : Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *