Muarasultra.com, KONAWE – Musibah kebakaran yang terjadi kemarin, menyisakan duka mendalam bagi dua keluarga yang menjadi korban keganasan si Jago Merah.
Tak ada harta yang bisa diselamatkan, bangunan rumah dan seluruh isinya rata dengan tanah. Tersisa puing kayu dan tembok yang nyaris rubuh.
Berdasarkan laporan resmi dinas pemadam kebakaran kabupaten Konawe, tak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Dua unit rumah terbakar, kerugian materil diperkirakan sekitar 600 juta.
Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik.
“Ada rumah yang ditinggalkan pemiliknya, cuk televisinya terbakar lalu menyambar dinding rumah,” ujar salah satu tetangga korban bernama Verdy.
Cuaca yang begitu panas ditambah angin kencang membuat api semakin membesar hingga akhirnya menyambar rumah permanen disampingnya.

“Kencang sekali angin kemarin, baru ini dua rumah memang berdekatan sekali,” layani menambahkan.
Verdy berharap pemerintah kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha, segera memberikan bantuan kepada korban.
“Mereka butuh bantuan dari kita semua, terutama pemerintah, nda bisa berbuat apa-apa kasian mereka ini, rata tanah ruman kasian,” harapnya.

Sementara itu, Lurah Arombu, Ade Setyadi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah menyurat ke dinas sosial agar korban segera mendapatkan bantuan.
“Kemarin kami sudah menyurat ke dinsos, semoga secepatnya mereka dapat bantuan,” ungkap Ade.
Atas musibah ini, Ade Setyadi mengimbau warga lebih waspada dan berhati-hati terhadap musibah kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.
Laporan : Redaksi







