Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota DPRD Kota Bau-bau MAI, FORWEAD Desak Transparansi Sidang Kode Etik

oleh -448 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, Bau-bau – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Daerah (FORWEAD) Kota Baubau menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Baubau, Senin (17/11/2025).

Aksi ini merupakan bentuk kontrol publik terhadap kinerja para wakil rakyat, khususnya terkait dugaan pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota Komisi I DPRD Kota Baubau dari Fraksi Gerindra berinisial MAI.

Koordinator lapangan aksi, Baslan, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di kantor dewan adalah wujud pelaksanaan fungsi kontrol masyarakat terhadap lembaga legislatif. Ia menegaskan, oknum anggota dewan tersebut dikabarkan telah lebih dari tiga kali tidak menghadiri rapat-rapat penting yang menjadi bagian dari tugas pokok dan fungsi legislasi.

“Anggota dewan digaji oleh negara melalui pajak yang dipungut dari rakyat. Tugas utama mereka adalah mengikuti rapat, membuat regulasi, membahas anggaran, serta menjalankan fungsi pengawasan. Jika mereka malas hadir rapat, itu sudah sangat keterlaluan dan mencederai amanah rakyat,” tegas Baslan.

FORWEAD Baubau menilai ketidakhadiran berulang tersebut menunjukkan penurunan kinerja sekaligus bentuk pengingkaran terhadap kepercayaan yang diberikan masyarakat. Oleh karena itu, dalam aksi tersebut mereka menuntut Pimpinan dan Badan Kehormatan DPRD Kota Baubau segera mempublikasikan hasil sidang kode etik yang sebelumnya telah dijalani oleh oknum anggota dewan tersebut.

Baslan menegaskan bahwa gerakan ini tidak dilandasi kepentingan politik atau upaya mencari-cari kesalahan, melainkan murni dorongan untuk mendorong transparansi publik sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Kami hanya meminta agar hasil sidang kode etik itu dibuka kepada publik. Hingga kini belum ada kejelasan. Jika benar terbukti terjadi pelanggaran kode etik berat, kami mendesak Badan Kehormatan mengambil tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku,” tutupnya.

Aksi berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan, dan para mahasiswa berkomitmen akan terus mengawal isu ini hingga adanya keterbukaan resmi dari pihak DPRD Kota Baubau.

 

Laporan : Febri Nurhuda

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *