NIiniak Mamak Se-Sumbar Termasuk Bukittinggi Hadiri Pertemuan Dengan Menteri ATR/BPN, DPR & DPD RI

oleh -375 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, BUKITTINGGI – Sebanyak 1.200 orang Ketua dan Sekretaris KAN se-Sumbar, Ketua dan Sekretaris LKAAM Kecamatan se-Sumbar, Ketua dan Sekretaris LKAAM Kabupaten/Kota se-Sumbar serta Pengurus LKAAM Sumbar termasuk dari 16 KAN & LKAAM Kota Bukittinggi Minggu (13/4/2025) pagi bertempat di Auditorium UNP JIn. Prof. Hamka Air Tawar Kota Bingkuang Padang hadiri Pertemuan Silaturrahmi dengan Menteri ATR/BPN Republik Indonesia,  Anggota DPR & DPD RI asal Minangkabau.

Pertemuan Silaturrahmi dilakukan  juga diikuti Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Bukittinggi H. Heru Triastanawa.,S.Pd.i.M.Pd dengan Ketua Rombongan Yr. Tuanku Majo Kayo selaku Wakil Ketua LKAAM Kota Bukittinggi dan acara dilakukan sesuai dengan hasil pertemuan dan Rapat Niniak Mamak LKAAM se-Sumatera Barat awal Januari 2025 juga dalam pertemuan  dilakukan (13/4/2025) melibatkan Kapolda Sumbar dengan Menteri ATR/BPN, Anggota DPR dan DPD RI asal Minangkabau.

“ini bisa menjadikan ajang diskusi mengatasi tanah ulayat sejalan dengan visi misi Bukittinggi yang berbudaya dan selaku pimpinan rombongan sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan dilakukan dan terimakasih pada Anggota Komisi III DPRD Kota Bukittinggi yang telah memfasilitasi keberangkatan termasuk Pemerintah Kota Bukittinggi dalam hal ini Dinas Pendidikan Kebudayaan,”ujar heru.

Disebutkan bahwa Pertemuan silahturahmi dilakukan  dengan Menteri ATR/BPN Republik Indonesia Nusron Wahid membahas rencana sosialisasi sertifikasi tanah ulayat di ranah minang dan ini sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat adat akan legalitas tanah ulayat,

Dilibatkannya niniak mamak dan pemangku adat oleh Kementerian ATR/BPN dalam legalitas tanah ulayat sehingga bisa memahami urgensi dan pentingnya tanah ulayat mencerminkan kepemilikan sah suku atau kaumnya sangat penting demi kepastian hukum.

Setelah Kota Padang, kegiatan ini seeupa akan berlanjut ke Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, serta beberapa daerah lainnya di bulan Mei seperti Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Tanahdatar, Kota Sawahlunto, Padangpanjang, hingga Bukittinggi. (JM/RRI BKT)

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *