Berita

RKAB Tambang di Wawonii Tetap Terbit, DPR Pertanyakan Komitmen Pemerintah Soal Tambang di Daerah Kepulauan

Muarasultra.com, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memerintahkan penindakan tegas terhadap pelaku pertambangan ilegal di seluruh wilayah Indonesia.

Namun, di tlengah instruksi tersebut, penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk sejumlah perusahaan tambang di Pulau Wawonii di Kabupaten Konawe Kepulauan justru tetap berlangsung dan memicu sorotan.

Instruksi Presiden itu disampaikan saat menghadiri penyerahan uang sitaan negara senilai Rp11,4 triliun di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin merupakan pelanggaran serius yang tidak dapat ditoleransi.

Ia menilai, pelaku usaha yang tetap beroperasi meski izinnya telah dicabut telah menunjukkan sikap tidak patuh terhadap hukum negara.

Presiden juga memerintahkan Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, untuk menindak tanpa kompromi para pelaku tambang ilegal yang tidak kooperatif.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas. Jika tidak ada kerja sama, maka harus diproses secara pidana,” ujar Presiden.

Presiden RI, Prabowo Subianto. (Istimewa).

Menurut Presiden, langkah penertiban sektor pertambangan kerap menghadapi berbagai tekanan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mundur dalam menegakkan hukum demi kepentingan masyarakat luas.

RKAB Wawonii Jadi Sorotan

Di tengah perintah tegas tersebut, DPRD Konawe Kepulauan (Konkep) justru menyoroti penerbitan RKAB oleh pemerintah pusat kepada sejumlah perusahaan tambang di Pulau Wawonii.

Wakil Ketua DPRD Konkep, Sahidin, menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk putusan Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.

Pulau Wawonii yang berada di wilayah Konawe Kepulauan dikategorikan sebagai pulau kecil. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014, aktivitas pertambangan mineral di pulau kecil dilarang karena berisiko tinggi terhadap kelestarian lingkungan.

“Putusan pengadilan sudah jelas, termasuk hasil peninjauan kembali yang menguatkan larangan aktivitas tambang di pulau kecil,” kata Sahidin dalam keterangan tertulis, Jumat.

Ia juga menyoroti aspek perizinan kehutanan, khususnya Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Tanpa izin tersebut, kegiatan pertambangan di kawasan hutan tidak memiliki dasar hukum yang sah.

Meski demikian, sejumlah perusahaan diketahui tetap memperoleh persetujuan RKAB, di antaranya PT Gema Kreasi Perdana (GKP), anak usaha Harita Group milik konglomerat Kiki Barki, dan PT Bumi Konawe Mining (BKM).

“RKAB memang merupakan persetujuan teknis tahunan. Namun, jika bertentangan dengan putusan pengadilan dan regulasi, seharusnya tidak diterbitkan,” ujarnya.

Desakan Evaluasi dan Pencabutan Izin

DPRD Konkep mendesak pemerintah pusat untuk segera mengevaluasi dan mencabut seluruh izin usaha pertambangan di Pulau Wawonii.

Menurut Sahidin, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kepastian hukum sekaligus melindungi ekosistem pulau kecil yang rentan terhadap kerusakan akibat aktivitas ekstraktif.

Ia juga mengingatkan agar kebijakan pemerintah sejalan dengan arahan Presiden dalam menertibkan sektor pertambangan secara menyeluruh.

“Jika aturan dan putusan pengadilan sudah tegas, maka seluruh izin yang bertentangan harus dicabut,” kata Sahidin. ***

Laporan : Redaksi

 

admin

Recent Posts

‎Suami di Konsel Aniaya Istri Hingga Tewas, Modus Karena Cemburu

‎Muarasultra.com, Konawe Selatan – Gabungan Tim URC Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari, Unit Kam Sat…

5 jam ago

Simpan Sabu 24 Sachet , Pria Asal Abuki Ditangkap Polisi Dirumahnya ‎

‎Muarasultra.com, Konawe – Satuan Reserse Narkoba Polres Konawe kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika…

7 jam ago

Bareskrim Polri Segel Wilayah Tambang PT WIN di Torobulu Usai Viral di Medsos

Muarasultra.com, KENDARI - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohamad Irhamni, menyegel…

1 hari ago

‎Liburan Aman dan Nyaman di Pantai Berkat Pengamanan Polsek Sawa

Muarasultra.com, Konawe Utara – Memasuki hari keempat libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun…

1 hari ago

‎Laga Perdana Piala Presiden, Unaaha FC Raih Hasil Positif, Arif dan Aan Kompak Cetak 2 Gol

Muarasultra.com.com, BANTUL – Unaaha FC Sulawesi Tenggara membuka kiprahnya di putaran nasional Liga 4 Piala…

1 hari ago

Silaturahmi Kebangsaan: Andi Abbas dan Dudung Perkuat Komunikasi Pemerintah dengan Masyarakat

Muarasultra.com, KENDARI - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Dr. Andi Abbas, SH,…

2 hari ago