Berita

Proyek Jalan Rujab Bupati Diduga Gunakan Material Tak Sesuai Standar, APBD 5 Miliar Terancam Sia-sia?

Muarasultra.com, KONAWE – Proyek Peningkatan Jalan Oheo, di Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe diduga Gunakan Material Tak Sesuai Standar.

Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV AAP dengan nilai kontrak mencapai Rp5 miliar, bersumber dari APBD Konawe Tahun Anggaran 2026, diduga menggunakan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Proyek yang dijadwalkan berlangsung selama enam bulan, mulai 17 Maret hingga 17 September 2026 tersebut, kini menuai kekhawatiran dari masyarakat setempat.

Pasalnya, material yang digunakan dalam proses peningkatan jalan disebut-sebut tidak memenuhi standar kualitas konstruksi.

Berdasarkan laporan warga setempat, batu split yang digunakan dalam pekerjaan tersebut terlihat bercampur dengan tanah. Tanpa pengerasan.

Kondisi ini dinilai berpotensi mengurangi daya ikat dan kekuatan struktur jalan, sehingga dikhawatirkan tidak akan bertahan lama setelah proyek selesai dikerjakan.

Tak hanya itu, lapisan pondasi agregat (LPA) yang menjadi komponen penting dalam konstruksi jalan juga diduga tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Padahal, kualitas LPA sangat menentukan ketahanan jalan terhadap beban kendaraan dan kondisi cuaca.

Sejumlah warga mengaku khawatir proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut justru tidak memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kalau materialnya tidak sesuai, pasti cepat rusak. Ini batu campur lumpur nda akan tahan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Terpisah Kabid Bina Marga Dinas PU Konawe, Asmar menyebutkan bahwa material yang terlihat merupakan Lapisan Pondasi Bawah atau LPB.

“Itu masih LPB, bukan LPA. masih dalam tahap pekerjaan,” ujar Asmar.

Ia pun mengatakan bahwa pekerjaan yang sedang berlangsung diawasi langsung oleh pengawas.

Masyarakat berharap adanya pengawasan ketat dari dinas terkait serta aparat penegak hukum untuk memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan keuangan negara.

Laporan : Febri Nurhuda

 

 

 

admin

Recent Posts

Alih Media ke Sertipikat Elektronik, Masyarakat Merasa Jauh Lebih Praktis dan Berikan Rasa Aman ‎

‎Muarasultra.com, Bogor - Masyarakat yang sudah beralih dan memiliki Sertipikat Elektronik mulai merasakan manfaat transformasi…

57 menit ago

Dulu Mengira Rumit, Kini Pensiunan PNS Mantap Urus Sertipikat Tanah Sendiri

Muarasultra.com, Jakarta - Hadi Susilo (59), seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), mendatangi layanan yang…

1 jam ago

Miliki Cita-Cita Membangun Daerah Asal, Putra Papua Pilih Timba Ilmu di Politeknik Agraria STPN

‎​Muarasultra.com, Yogyakarta – Keinginan untuk kembali dan berkontribusi membangun daerah asal menjadi motivasi kuat bagi…

1 jam ago

Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

Muarasultra.com, Sleman - Menentukan program studi (prodi) menjadi salah satu keputusan penting bagi siswa yang…

1 jam ago

Kasus Korupsi PT AMIN Rp233 Miliar, Sultra CW Minta Kejati Kembangkan Penyidikan hingga PT Carsurin

Muarasultra.com, KENDARI – Desakan pengusutan skandal korupsi tambang di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, terus memanas.…

2 jam ago

Dugaan Praktik Prostitusi Terselubung Berkedok Spa di Kosan LV House Kadia: Pemilik Coba Sogok dan Jebak Media

Muarasultra.com, KENDARI,– Praktik prostitusi terselubung berkedok usaha spa dan panti pijat diduga kuat beroperasi bebas…

2 jam ago