Berita

Korban Penganiayaan Kecewa atas Tuntutan JPU Kejari Bombana, Bakal Lakukan Pengaduan di Kejati

Muarasultra.com, Kendari – Tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan penganiayaan yang ditangani Kejaksaan Negeri Bombana menuai sorotan dari pihak korban. Perkara tersebut terdaftar dengan Nomor 70/Pid.B/2026/PN Psw.

‎Subardin, yang merupakan korban dalam kasus tersebut, mengaku kecewa terhadap tuntutan yang diajukan JPU setelah dirinya melihat perkembangan perkara melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Pasarwajo.

‎Menurut Subardin, terdakwa berinisial A hanya dituntut pidana penjara selama satu tahun. Ia menilai tuntutan tersebut terlalu ringan jika dibandingkan dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa.

‎”Saya sangat kecewa dengan tuntutan yang diajukan kepada terdakwa. Menurut saya, tuntutan satu tahun penjara tidak sebanding dengan perbuatan yang telah dilakukan,” ujar Subardin. Selasa (2/6/2026).

‎Ia juga mempertanyakan dasar pertimbangan yang digunakan JPU dalam menyusun tuntutan tersebut.

‎Subardin mengaku sebelumnya telah mengonfirmasi langsung kepada JPU berinisial RSM terkait tuntutan tersebut.

‎Berdasarkan penjelasan yang diterimanya, salah satu alasan tuntutan satu tahun penjara diberikan karena terdakwa mengakui perbuatannya selama proses persidangan di hadapan majelis hakim.

‎Namun demikian, Subardin menilai alasan tersebut tidak cukup untuk memberikan tuntutan yang menurutnya relatif ringan.

‎Selain itu, ia mengaku merasa dirugikan karena tidak mendapatkan informasi yang memadai terkait perkembangan persidangan. Menurutnya, selama proses persidangan berlangsung, dirinya sebagai korban baru satu kali menghadiri sidang.

‎”Saya juga tidak mendapatkan pemberitahuan terkait agenda sidang tuntutan yang akan dilaksanakan. Sebagai korban, saya merasa tidak dilibatkan dan tidak memperoleh informasi yang cukup mengenai perkembangan perkara ini,” katanya.

‎Atas dasar itu, Subardin berencana melaporkan Kejaksaan Negeri Bombana ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

‎Langkah tersebut akan ditempuh sebagai bentuk keberatannya terhadap tuntutan yang diajukan kepada terdakwa.

‎”Saya berencana mendatangi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara untuk menyampaikan laporan dan meminta penjelasan terkait tuntutan yang diberikan kepada terdakwa, karena menurut saya tidak sesuai dengan perbuatannya,” tegas Subardin.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Bombana belum memberikan keterangan resmi terkait keberatan yang disampaikan oleh korban atas tuntutan dalam perkara tersebut.


‎Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Kejari Konawe Limpahkan Kasus Penganiayaan Pelinawati ke Pengadilan, Mediasi RJ Gagal

Muarasultra.com, KONAWE – Upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe untuk menyelesaikan perkara pidana di luar persidangan…

26 menit ago

Tingkatkan Kesiapan Kerja Generasi Muda, Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Sukses Fasilitasi Program PKL SMK Terpadu Al Anshar ‎

Muarasultra.com, KONAWE — Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe secara resmi melaksanakan agenda pelepasan dan penarikan kembali…

16 jam ago

Optimalkan Reforma Agraria, Kanwil ATR/BPN Sultra Gelar Monev dan Diskusi Target Akses di Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe

Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Bidang…

16 jam ago

Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Laksanakan Pengambilan Sumpah Penerbitan Sertipikat Pengganti atas Nama Heriyani Muslimin

Muarasultra.com, KONAWE — Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe secara resmi melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah terkait permohonan…

16 jam ago

Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Dukung Fasilitasi Sidang Lapangan Perkara PTUN di Kecamatan Asinua ‎

‎Muarasultra.com, KONAWE — Jajaran Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa bersama Seksi Survei dan Pemetaan Kantor…

16 jam ago

Kantah Konawe Laksanakan Penandatanganan Kerja Sama Pengukuran dan Pemetaan Digital Bersama PT. Suryo Planindo

Marasultra.com, KONAWE — Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan…

16 jam ago