Aiptu Edison didampingi Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi (Kiri) dan Ibunda tercinta Wa Ode Siu (Kanan) usai mengikuti sidang promosi doktoral di kampus pasca Sarjana Universitas Haluoleo Kendari.
Muarasultra.com, KONAWE – Personil Polres Konawe Aiptu Edison raih gelar doktor Program Studi Ilmu Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dibalik kesuksesan Aiptu Edison, tersingkap sebuah kisah perjuangan hidup yang dijalani Aiptu Edison sejak kecil hingga akhirnya kemarin berdiri mengenakan jas dengan gelar doktor Cumlaude.
Edison, lahir di Sawerigadi 21 Juni 1982. Lahir disebuah desa terpencil di kabupaten Muna Barat.
Ayah Edison bernama Lakaimpi, ibunya bernama Wa Ode Siu. Edison merupakan anak pertama dari 7 bersaudara. Lahir dari keluarga yang sangat sederhana Edison kecil harus bekerja keras menggapai impian dan cita-citanya.
Saat masih duduk dibangku sekolah dasar, Aiptu Edison kecil sudah tinggal dirumah neneknya. Membantu berjualan lapa-lapa.
“Dirumah kami jarang makan nasi, mungkin sebulan sekali bapak beli beras. Sehari-hari kami hanya makan kambose, medawa dan bakuto. Saya kemudian tinggal dirumah nenek yang kebetulan hari-hari berjualan lapa-lapa, biasa saya kasi kuat ikatannya agar saya bisa makan nasi yang keluar dari sela-sela ikatan lapa-lapa,” ujar Edison mengenang masa kecilnya.
Setiap akhir ulangan Sekolah Dasar, Edison berangkat ke Kota Kendari menggunakan kapal kayu (Lologading), tujuannya adalah untuk bekerja sebagai tukang pikul di pasar. Edison bekerja mengumpulkan pundi-pundi rupiah agar bisa bersekolah.
Waktu demi waktu berlalu, Edison menyelesaikan pendidikan SD dan SMP. Saat menempuh pendidikan di SMA, Edison jadi pembantu dikantor Koramil.
Edison bekerja membersihkan Kantor Koramil, halaman kantor Koramil termasuk menerima berita melalui HP.
Tahun 1999, Edison menjadi petugas pengamanan pemilu (Kamra). Ia juga diberikan kepercayaan untuk melatih anggota Kodim Muna.
Tamat SMA penatian demi penantian mengadu nasib sebagai tukang pikul pasar baru, buruh bangunan, hingga tukang becak, Edison akhirnya lulus sebagai anggota Polri pada tahun 2004.
Edison lulus menjadi anggota Polri dengan simbol angkatan Bharaduta. Saat ini pria pekerja keras itu menjabat kasubsibankum Polres Konawe.
Menjadi anggota Polri, Edison tidak berhenti untuk terus belajar. Ia melanjutkan pendidikan Strata Satu (S1) dan Strata 2 (S2) bidang hukum dan beberapa hari yang lalu Edison menuntaskan pendidikan S3 dengan peringkat sempurna (Cumlaude).
Atas pencapaian itu, Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.I.K., memberikan apresiasi dan dukungan kepada Aiptu Edison.
Layaknya sebagai orang tua, Kapolres Konawe mendampingi sidang promosi doktoral Aiptu Edison di Kampus Pasca Sarjana Universitas Haluoleo Kendari.
“Semoga ilmu yg diraihnya menjadi bekal mencari kebenaran yang hakiki secara ilmiah tidak terbatas oleh dimensi ruang dan waktu, serta menjadi keberkahan bagi semua lapisan masyrakat indonesia,” katanya.
AKBP Ahmad Setiadi pun berharap jejak Aiptu Edison jadi pemicu semangat menuntut ilmu bagi personel Polri lainnya.
Laporan : Febri
Muarasultra.com, BANTUL – Unaaha FC Sulawesi Tenggara memastikan langkah ke babak 32 besar Liga 4…
Muarasultra.com, KONAWE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe memastikan SDN 1 Ulu Pohara…
Muarasultra.com, JAKARTA – Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 tentang Pengadaan Minyak Bumi, Bahan…
Muarasultra.com, KENDARI – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara menggelar patroli dialogis di…
Muarasultra.com, KONAWE – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional dan memastikan kesesuaian tata…
Muarasultra.com, KONAWE – Keterbukaan informasi publik terkait penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi di…