Kadis Perhubungan Kabupaten Konawe, Febri Malaka (Plt).
Muarasultra.com, KONAWE – PT ST Nickel Resources adalah salah satu perusahaan pertambangan yang mendapatkan ijin operasi produksi di Kabupaten Konawe.
PT ST Nickel Resources beroperasi di desa Dunggua, Kecamatan Amonggedo. Dalam kegiatannya perusahaan ini melakukan pemuatan ore nikel dari kecamatan Amonggedo menuju jetty PT Tiara Abadi Sentosa (TAS) di Kota Kendari.
Dalam proses mobilisasi tanah Merah ini (Ore Nikel) PT ST Nickel Resources menggunakan jalan kabupaten dari desa Dunggua menuju kelurahan Pondidaha sekitar 1 – 2 kilometer.
Selanjutnya mobilisasi berlajut menggunakan jalan Nasional hingga ke jetty PT TAS.
Kehadiran perusahaan ini tentu saja diharapakan memberikan dampak positif bagi daerah terlebih lagi bahi masyarakat sekitar lingkar tambang, namun pada kenyataannya perusahaan milik Benhur Malobu ini justru tidak pernah melakukan kordinasi kepada dinas perhubungan kabupaten sebagai leading sektor pemerintahan daerah di bidang perhubungan, yang meliputi perencanaan, perizinan, pengaturan, pengawasan, serta pembinaan terkait lalu lintas, angkutan jalan, dan sarana prasarana perhubungan lainnya.
“Selama saya disini sebagai Kadis, tidak pernah ada kordinasi dari pihak perusahaan terhadap aktivitas mereka di Kecamatan Amonggedo,” jelas Kadis Perhubungan Kabupaten Konawe, Febri Malaka saat ditemui diruangannya, Selasa (17/6/2025).
Menurut Febri, sebagai perusahaan yang menggunakan jalan kabupaten wajib melakukan kordinasi ke dinas perhubungan untuk memastikan aktivitas pemuatan berjalan sesuai regulasi dan peraturan yang berlaku.
“Perusahaan harusnya menyurat ke kami, apalagi mereka menggunakan jalan kabupaten. Kalau sudah ada kordinasi kita akan cek jumlah muatan yang sudah mereka angkut dan berapa PAD yang masuk ke daerah,” ujarnya.
Febri Malaka berharap PT ST Nickel Resources menghargai pemerintah daerah. Kegiatan pertambangan yang beroperasi di daerah seharusnya memberikan pemasukan bagi daerah bukan lantas kota atau provinsi yang dapat manfaat hadirnya investasi di kabupaten Konawe.
“Kita dukung setiap investasi yang hadir di daerah kita tetapi tentu ada profit (PAD) yang kita dapatkan,” tegasnya.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, JAKARTA – Tim penyidik resmi menetapkan Hery Susanto (HS) , yang menjabat sebagai Anggota…
Muarasultra.com, JAKARTA - Lembaga yang seharusnya menjadi benteng pengawasan pelayanan publik justru diguncang dari dalam.…
Muarasultra.com, KONAWE - Staf pada Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe bersama…
Muarasultra.com, UNAAHA – Dalam upaya memastikan kesehatan dan produktivitas pegawai, Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menyelenggarakan…
Muarasultra.com, UNAAHA – Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe secara resmi menerbitkan pengumuman mengenai kehilangan sertifikat hak…