Berita

GMBI Sultra Desak DLH Konsel Hentikan Aktivitas PT SGHI

Muarasultra.com, Kendari, – Bertahun tahun PT Sulawesi Giat Hulari Indonesia (SGHI) di Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan diduga beroperasi tanpa izin.

Sebelumnya, perusahaan tersebut telah berproses di kepolisian akibat terjadinya kebakaran hebat hingga memakan korban dan meninggal dunia. Tetapi saat ini, kasus tersebut hilang ditelan bumi.

PT SGHI adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan limbah ban bekas (B3). Perusahaan ini juga diketahui adalah milik yang diduga seorang Wisatawan yang berasal dari China, yaitu Mr. Wang.

Kepala Divisi (Kadiv) Investigasi LSM GMBI Sultra, Hendra Jaya menyoroti adanya dugaan pembiaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Konawe Selatan, yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas ESDM, Disnaker, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa Lebo Jaya dan pihak Polsek Konda.

Dari hasil investigasi dilapangan, ditemukan adanya aktivitas pengolahan minyak yang berkapasitas besar, tetapi tidak memiliki penerapan standar keselamatan kerja dan izin yang jelas.

Menurut Hendra Jaya, Pembakaran ban bekas dapat mencemari udara yang radius yang cukup luas serta sangat berbahaya, karena dapat menghasilkan asap tebal yang beracun dan mengandung zat kimia berbahaya seperti karbon monoksida, sulfur dioksida, hingga senyawa hidrokarbon aromatik polisiklik.

Berdasarkan sumber informasi bahwa lahan PT SGHI merupakan milik salah satu anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan.

Kadiv Investigasi LSM GMBI Sultra meminta dengan tegas kepada Polres Kendari untuk transparansi terkait hasil penyelidikan dan penanganan kasus aktivitas PT SGHI di Kecamatan Konda.

“Kami meminta pihak Polres Kendari yang tangani ini kasus kemarin untuk transparan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, LSM GMBI Sultra mendesak Pemda Konsel untuk segera menghentikan aktivitas PT Sulawesi Giat Hulari Indonesia (SGHI) yang diduga kuat menyalahi aturan.

“Kami juga menduga ada kongkalikong dibalik ini, karena perusahaan tersebut telah beraktivitas bertahun tahun tanpa izin yang jelas dan lengkap, justru dibiarkan begitu saja,” ujar Hendra Jaya dengan raut wajah yang penuh tanda tanya.

Laporan : Redaksi

 

admin

Recent Posts

Hendak Demo di DPR RI, Rekening Kordinator AMPB Supriyono Diblokir Bank Mandiri

Muarasultra.com, JAKARTA - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, mengaku rekening Bank…

8 jam ago

Mediasi Sengketa Pekerja PT NPM Site Bososi di Konawe Utara Dijadwalkan Ulang

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Konawe Utara kembali memanggil pihak…

9 jam ago

Turun ke Desa, Sambangi Daerah 3T hingga Padamkan Karhutla, Gaya Kepemimpinan AKBP Edi Raharjono di Konawe

Muarasultra.com, KONAWE — Baru sekitar 20 hari menjabat sebagai Kapolres Konawe, AKBP Edi Raharjono, S.I.K.,…

10 jam ago

Paripurna Pemberhentian La Ode Tariala yang Tak Kunjung Kuorum, Nasdem Sultra Geram Ambil Alih Pimpinan Sidang ‎ ‎

Muarasultra.com, KENDARI - Rapat paripurna pengusulan pemberhentian Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Tariala,…

11 jam ago

Kajati Sultra Sugeng Riyanta Kunjungi Pulau Labengki, Salurkan Bantuan Sosial ‎ ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sugeng Riyanta, menyempatkan diri mengunjungi…

15 jam ago

Staf Ahli Bupati Bersama Wakil Ketua DPRD Konawe Buka Porseni Tekankan Sportivitas dan Persatuan

Muarasultra.com, KONAWE — Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Kecamatan Morosi resmi dibuka sebagai bagian…

16 jam ago