Advertorial

DPRD KONAWE Rekomendasi Peninjauan Kembali Pelantikan di TPA : Tidak Boleh Ada Sertijab Ataupun Penerbitan SK

Muarasultra.com, KONAWE – Rapat dengar pendapat (RDP) perihal dugaan pelantikan pejabat tanpa peraturan teknis dan cacat hukum di Kabupaten Konawe akhirnya menuai titik temu.

DPRD Konawe mengeluarkan 4 poin rekomendasi untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan pemda konawe.

Pertama, DPRD Konawe merekomendasikan agar pelantikan di TPA Mataiwoi ditinjau kembali.

Kedua, diknas Konawe diminta untuk melakukan pemetaan ulang terhadap kesesuaian jam mengajar guru agar tidak ada guru yang kehilangan tunjangan sertifikasi.

Suasana RDP.

Ketiga, DPRD Kabupaten konawe merekomendasikan agar guru yang mendapatkan promosi jabatan kepala sekolah memiliki sertifikasi kelulusan CAKEP (Calon Kepala Sekolah).

Keempat, DPRD Konawe meminta peninjauan ulang pertek BKN. DPRD Konawe ingin memastikan kesesuaian Pertek BKN dan jumlah pejabat yang dilantik.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Konawe, H. Ginal Sambari saat diwawancarai awak media ini menegaskan selama proses peninjauan kembali atau PK agar BKPSDM Kabupaten Konawe tidak mengeluarkan SK kepada kepala sekolah yang diberhentikan ataupun yang mendapatkan promosi.

“Jngan dulu ada sertijab selama proses PK ini berlangsung,” ujarnya.

Eks Kepala sekolah yang di nonjob.

Politisi Golkar Konawe ini menyampaikan apabila dalam proses peninjauan kembali ditemukan kesalahan administrasi ataupun ketidaksesuaian pertek maka DPRD Konawe meminta pembatalan.

“Kalau tidak benar perteknya kita tentu minta agar ini dibatalkan,” ungkapnya.

H. Ginal Sambari pun mengingatkan agar pemda konawe tidak tergesa-gesa melakukan pelantikan. Sebab dampaknya banyak sekolah yang saat ini tidak memiliki kepala sekolah, sebagai contoh SDN 1 Unaaha.

“Kita upayakan setelah libur panjang, jadi tidak boleh dulu ada sertijab atau ada SK sebelum peninjauan ini selesai,” tukasnya.

Suasana RDP DPRD Kabupaten Konawe.

Untuk diketahui, RDP Pelantikan pejabat di Kabupaten Konawe sore tadi di pimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Konawe, H. Ginal Sambari, Wakil ketua Komisi Joni Pisi, Anggota, Jemi S Imran, Christian Tandabio, Ir. Majenuddin, H. Wadio, Selviana.

Hadir pula, Ketua PGRI Konawe Hania Yusran, Kepala BKPSDM Konawe, Asisten III, Kadis Kesehatan, Sekdis Dikbud Konawe serta puluhan KS yang di nonjob.

Laporan : Febri Nurhuda

 

 

admin

Recent Posts

Yusri Usman Sebut Presiden Prabowo Akan Rombak Elit Kejaksaan dan Polri pada Agustus, Imbas Dinamika Penegakan Hukum

Muarasultra.com, JAKARTA – Direktur Center of Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo…

8 jam ago

Camat Abuki Bantah Terlibat Penjualan Hutan Lindung di Desa Anggoro ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Camat Abuki, Kamran, S.Sos., membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan…

8 jam ago

Korban Penganiayaan Ngamuk di Kejari Konawe, Mengaku Dipaksa Jaksa Berdamai dengan Pelaku

Muarasultra.com, KONAWE - Seorang ibu rumah tangga bernama Pelinawati warga kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

9 jam ago

Kemenag Konawe: Rashdul Kiblat, Meluruskan Kiblat, Menyempurnakan Ibadah

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe turut ambil bagian dalam menyukseskan Gerakan…

14 jam ago

Yusri Usman: Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Besar Komitmen Presiden dalam Pemberantasan Korupsi

Muarasultra.com, JAKARTA – Komitmen Presiden dalam memberantas korupsi kembali diuji. Publik dibuat terkejut dengan mencuatnya…

15 jam ago

Oknum Kabid di Konawe Dilaporkan Ke Polisi Atas Dugaan KDRT, Korban Mengaku Dipukuli Hingga Berdarah ‎

Muarasultra.com, Konawe – Seorang perempuan bernama Pelinawati (53), warga Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe,…

17 jam ago