Berita

Bukan Jogja Tapi Konawe, Lampu Hias Dishub Tuai Pujian

Muarasultra.com, KONAWE – Lampu hias dinas perhubungan Kabupaten Konawe yang membentang dari Kelurahan Tuoy hingga Kelurahan Puosu mendapatkan pujian dan apresiasi dari warga Kabupaten Konawe.

Lampu warna warni dengan pola seperti angka 8, memberikan sentuhan keindahan dengan nilai seni tinggi di sepanjang jalan protokol kota Unaaha.

Angka 8 dalam filosofi Tiongkok melambangkan kekuatan, kelimpahan, kesuksesan, dan ketidakterbatasan. Bentuknya yang simetris tak berujung menjadikan angka 8 sebagai angka keberuntungan.

Salah satu pekerja lampu hias Darwin mengungkap pola yang digunakan untuk lampu hias akan membentuk angka delapan ketika berdiri secara vertikal, akan tetapi jika dia dalam posisi horizontal maka yang terlihat adalah bentuk orang sujud saat sholat.

“Kalau berdiri memang seperti angka 8 tetapi kalau dia baring akan seperti orang sedang sujud,” ujar Darwin saat ditemui di lokasi pekerjaan.

Darwin menambahkan, sujud merupakan sikap penghambaan kepada sang pencipta, tunduk dan meyakini bahwa hanya Allah SWT yang patut disembah.

Salah satu warga Unaaha Tian mengungkapkan lampu hias dishub konawe memberikan sentuhan baru bagi wajah Konawe. Melalui akun media sosial miliknya, Tian bilang Bukan Jogja tapi berada di Konawe.

“Bukan Jogja tapi Konawe, keren ini,” Tulis Tian sembari melampirkan sebuah foto lampu hias dishub Konawe.

Tian berharap agar lampu hias ini juga bisa terpasang di sepanjang jalan Puosu – Mataiwoi. “Bagusnyami kalau sampai batas kota (Matai woi),” harapnya.

Merespon hal ini, Kadishub Konawe Febry Malaka saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa pemasangan lampu hias jalur Puosu – Mataiwoi, Kecamatan Tongauna akan diupayakan pada tahun 2026.

“Insha allah kita upayakan tahun depan,” ujarnya. Kamis (18/12/2026).

Meski demikian, Febry Malaka menyampaikan bahwa jalur dua Mataiwoi membutuhkan pemasangan tiang PJU dan hal ini merupakan kewenangan dishub Sultra.

“Untuk pengadaan PJU ada di provinsi karena ruas jalan Puosu – Mataiwoi merupakan kewenangan provinsi. Tapi saya akan coba kordinasi agar dishub Sultra mengadakan tiang PJU disepanjang jalan Puosu-Mataiwoi,” terangnya.

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Satgas PKH Segel Lahan Eks PT Sinar Ceria Sejati di Kolaka ‎

‎Muarasultra.com, KOLAKA - Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) kembali melaksanakan penertiban aset negara di wilayah…

4 jam ago

Resmikan Kampung RA dan Pemberdayaan Wakaf Produktif di Pekalongan, Sahli ATR/BPN Harapkan Kesejahteraan Masyarakat Dapat Terwujud

Muarasultra.com, Pekalongan - Staf Ahli (Sahli) Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian Agraria dan…

6 jam ago

Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Muarasultra.com, Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi…

6 jam ago

‎Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Muarasultra.com, Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan…

6 jam ago

Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Muarasultra.com, JAKARTA - Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat untuk segera menyertipikatkan…

6 jam ago

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Muarasultra.com, Jakarta - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka…

6 jam ago