Berita

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

Muarasultra.com, Jakarta – Percepatan layanan pertanahan yang dilakukan lewat Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari, membuka kesempatan bagi masyarakat untuk lebih cepat memanfaatkan sertipikat tanahnya sesuai kebutuhan. Kondisi tersebut tengah dialami oleh warga Jakarta Utara, Dewi Himjati, yang pada Kamis (27/08/2026) lalu baru saja mengambil sertipikat hasil layanan PERINTIS di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Utara.
‎
‎“Program ini buat saya besar sekali manfaatnya, banyak sekali. Jadi kalau saya mau jaminkan sertipikat ini kembali, jadi cepat selesai kan. Cepat berputarlah modal saya di situ,” ujar Dewi Himjati dalam keterangannya.
‎
‎Dewi Himjati memberikan apresiasi kepada petugas Kantah Kota Administrasi Jakarta Utara atas pelaksanaan layanan PERINTIS. Menurutnya, proses peralihan hak sertipikatnya benar selesai sesuai target yang ditetapkan. “Terima kasih ya sama BPN, khususnya di Jakarta Utara ini sudah menjalankan ketentuan dengan baik dan tepat waktu. Sebelum 10 hari bahkan sudah selesai,” ungkapnya.
‎
‎Pengalaman Dewi Himjati menjadi salah satu gambaran manfaat dari transformasi layanan pertanahan yang tengah ditingkatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Percepatan layanan pertanahan ini membutuhkan keterpaduan dan sinergi antarpihak yang terlibat, dalam hal ini pada proses Peralihan Hak.
‎
‎Untuk mendukung terwujudnya percepatan layanan bagi masyarakat, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, terus mengawal kolaborasi antara Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan pemerintah daerah. Kedua pihak tersebut merupakan pihak yang aktif terlibat dalam proses Peralihan Hak. PPAT terlibat dalam pengecekan dan pembuatan Akta, sedangkan pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam tahap pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
‎
‎“Ini tiga pihak ini untuk Peralihan Hak harus kompak, ya. BPN, Pemda dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), sama IPPAT harus kompak. Ini dalam rangka untuk melaksanakan ini supaya cepat dan bisa berjalan arus kolaborasi dan sinergi,” kata Menteri Nusron saat memberi pengarahan ke IPPAT dan BPKAD se-D.I. Yogyakarta, Jumat (04/09/2026) lalu.
‎
‎Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan Peralihan Hak yang lebih cepat dan bisa memberikan kepastian kepada masyarakat. Dengan proses yang semakin terintegrasi, masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memperoleh sertipikat sehingga bisa segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan. (LS/JR)
‎

Laporan: Febri Nurhuda

 

admin

Recent Posts

Pedagang Pagaruyung Little India Medan Keluhkan Asap, Banjir dan Biaya Hidup, Desak DPRD Gelar RDP

Muarasultra.com, MEDAN – Persoalan banjir, polusi asap, kenaikan biaya hidup hingga ketidakjelasan relokasi dan kompensasi…

5 jam ago

Bola Mini IKASMANWA, Alumni 2006 Bantai Angkatan 2010 dengan Skor Telak 5-0, Roby Pagala Cetak Hattrick

Muarasultra.com, KONAWE – Alumni angkatan 2006 tampil perkasa dalam lanjutan babak penyisihan turnamen bola mini…

9 jam ago

BPK Ungkap Dugaan Persekongkolan Lelang Blok Lapao-Pao yang Dimenangkan PT CNI ‎

Muarasultra.com, KOLAKA – Proses lelang Wilayah pertambangan (WIUP) nikel Blok Lapao-Pao, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara,…

12 jam ago

Dugaan Pengalihan Kargo Minyak, CERI Desak Pertamina Buka Identitas Vendor dan Sanksi

Muarasultra.com, JAKARTA — Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mendesak Menteri Energi dan Sumber…

13 jam ago

Lingkungan Terancam Rusak, KNPI Konut Desak ESDM Cabut Izin PT GIP di Konawe Utara ‎

Muarasultra.com, JAKARTA — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Konawe Utara mendesak…

13 jam ago

Warga Motui Konawe Utara Kembalikan Undangan PT BKA, Tolak Klarifikasi di Hotel Kendari

‎Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Polemik pembebasan lahan masyarakat di Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara (Konut),…

13 jam ago