Berita

Jaga Harga dan Pasokan Pangan, Bupati Yusran Akbar Buka Gerakan Pangan Murah di Konawe

Muarasultra.com, KONAWE — Bupati Konawe  secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di ICP Konawe. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menjaga ketersediaan pangan, memastikan keterjangkauan harga kebutuhan pokok, serta menjaga daya beli masyarakat. ICP [5/9/26]

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara,Dr. Ardin, S.Sos., M.Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, jajaran Forkopimda Kabupaten Konawe, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, para pimpinan OPD, perwakilan BPS dan Bulog, serta sejumlah pemangku kepentingan dan masyarakat Kabupaten Konawe.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu terus didorong melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Konawe, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta seluruh pemangku kepentingan.

Pelaksanaan GPM sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Data Badan Pangan Nasional juga mencatat Kabupaten Konawe sebagai salah satu daerah yang melaksanakan GPM di Sulawesi Tenggara.

Bupati mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian bahan pangan secara berlebihan. Ia menekankan bahwa ketersediaan pangan harus dijaga agar dapat didistribusikan secara merata dan memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.

Selain itu, pemerintah akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pasokan dan harga pangan serta mencegah praktik penimbunan yang dapat mengganggu stabilitas pasar dan merugikan masyarakat.

Dorong Produksi Pertanian

Di sisi lain, Bupati H. Yusran Akbar, ST menekankan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan stabilitas harga, tetapi juga harus didukung oleh peningkatan produksi pertanian.

Ia mengapresiasi pelaksanaan penanaman padi di Kecamatan Lambuya melalui program cetak sawah rakyat. Menurutnya, Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya air dan lahan pertanian yang dapat terus dimanfaatkan untuk menjaga produksi pangan, termasuk di tengah kondisi cuaca kering.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya daerah aliran sungai. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran selama kondisi cuaca kering.

Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak pada Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Konawe juga menyampaikan capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe yang mencapai 14,94 persen dan menempatkan Konawe pada posisi keempat secara nasional.

Namun, menurutnya, capaian pertumbuhan ekonomi tersebut harus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat nyata dan dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, OPD, Forkopimda, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Konawe secara resmi menyatakan Gerakan Pangan Murah di ICP Konawe dibuka.

Pemerintah Kabupaten Konawe berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, dan mendukung perekonomian daerah.

Laporan: Febri Nurhuda

 

admin

Recent Posts

KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, Bupati Konawe Tekankan Penguatan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan

Muarasultra.com, KONAWE – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe bersama DPRD Konawe menyepakati hasil konsultasi dan…

1 jam ago

Hari Pertama Pencarian, Warga Desa Sambeani-Abuki yang Hilang Misterius Saat Mencari Ikan Belum Ditemukan ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Nasarudin usia 52 tahun, warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi…

2 jam ago

Menanti Komitmen Kapolres Kolaka Utara Berantas Narkoba di Lipu Patowonua ‎ ‎

Muarasultra.com, KOLAKA UTARA – Polres Kolaka Utara menempatkan pemberantasan narkotika sebagai salah satu prioritas dalam…

6 jam ago

Rokok Ilegal Marak Masuk Sultra, Publik Desak Polairud Polda Perketat Pengawasan Jalur Laut

Muarasultra.com, KENDARI — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C…

7 jam ago

Biadab! Oknum Mahasiswa Asal Kota Kendari, Konawe dan Konsel Terlibat Praktik Aborsi Gunakan Obat Asam Lambung ‎

Muarasultra.com, KENDARI – Tim Buser77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari mengungkap dugaan tindak…

8 jam ago

Sudah Diundang, Wartawan Malah Diusir dari Rapat KPK di Balai Kota Kendari

Muarasultra.com, KENDARI – Sejumlah wartawan yang hendak meliput kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Balai…

8 jam ago