Berita

Aldi Lamoito Desak Kapolda Copot Kapolres Bombana, Diduga Kasar dan Arogan Terhadap Mahasiswa

Muarasultra.com, KENDARI – Eks ketua badan eksekutif Mahasiswa (Bem) Sekolah tinggi Manajemen informatika dan komputer (Stimik) Bina bangsa Kendari, Aldi Lamoito mengutuk aksi represif Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo yang diduga melakukan tindakan represif kepada mahasiswa saat melakukan demonstrasi di kawasan Tugu Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (2/6/2026) lalu.

‎Eks Ketua Bem STMIK, Aldi Lamoito mengatakan, tindakan AKBP Eko Sutomo tidak sejalan dengan tugas pengamanan dalam penyampaian aspirasi masyarakat.

‎“Mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Mata Oleo, tetapi justru mendapatkan perlakuan yang jauh dari semestinya dari aparat kepolisian,” ujar Aldi Minggu (7/062026).

Aldi yang juga merupakan Ketua umum Jaringan Masyarakat Pemerhati Daerah meminta Kapolda Sultra agar Kapolres Bombana dievaluasi dan dicopot dari jabatannya.

Aldi Lamoito.

‎“Pernyataan kami tegas dan tanpa kompromi, copot segera Kapolres Bombana dari jabatannya sebelum satu tindakan yang dinilai arogan ini mencederai wibawa institusi yang seharusnya melindungi masyarakat,” tegasnya.

‎Tindakan AKBP Eko Sutomo tidak hanya melukai massa yang hadir di lapangan, tetapi juga menciderai prinsip-prinsip demokrasi, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

‎Yang paling mengkhawatirkan, tindakan represif ini bukanlah peristiwa pertama. Karena itu, peristiwa ini tidak dapat hanya dipandang sebagai insiden yang berdiri sendiri.

‎“Peristiwa ini menunjukkan watak brutal pola Kapolres Bombana dalam menghadapi warga yang menggunakan hak demokrasinya untuk menyampaikan pendapat,” kecam Aldi.

‎Oleh karena itu, setiap tindakan yang membungkam, mengintimidasi, atau merespons aspirasi masyarakat dengan pendekatan represif, premanisme, merupakan kemunduran demokrasi yang tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang biasa.

Detik-detik Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo menghampiri mahasiswi yang sedang melakukan demonstrasi.


‎“Atas dasar itu, kami mendesak Kapolda Sultra untuk mengevaluasi dan mencopot AKBP Eko Sutomo dari jabatannya Kapolres Bombana serta memastikan adanya pertanggungjawaban hukum yang jelas atas tindakan represif itu,” desaknya.

‎Menurut Aldi , evaluasi tidak boleh berhenti pada klarifikasi administratif semata. Tetapi harus menyentuh aspek profesionalitas, etika jabatan, dan komitmen terhadap penghormatan hak-hak warga negara.

‎Kami menegaskan, perilaku AKBP Eko Sutomo mempertontonkan pola kepemimpinan yang represif dalam menghadapi masyarakat.

‎“Maka pencopotan dari jabatan merupakan langkah yang paling layak dipertimbangkan demi menjaga marwah institusi kepolisian dan hak warga negara,” ujarnya.



‎Aldi Lamoito juga mengingatkan Pemkab Bombana agar tidak menutup mata terhadap akar persoalan yang melatarbelakangi aksi masyarakat.

‎“Jangan sampai perhatian publik hanya terfokus pada insiden di lapangan, sementara persoalan infrastruktur yang menjadi sumber penderitaan masyarakat kembali diabaikan. Pemerintah harus hadir dengan solusi yang nyata, bukan sekadar janji yang berulang,” bebernya.

‎Sebelumnya, puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut perbaikan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bombana.

‎Masa aksi yang hendak membakar ban mendapatkan penolakan tegas dari Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo.

‎Bahkan dalam sebuah rekaman video yang beredar dimedia sosial, Kapolres naik ke atas mobil komando menarik kerah baju orator hingga nyari terjatuh.

‎”Angkut, angkut,” ujar AKBP Eko Sutomo.

‎Tak berhenti disitu, Kapolres menghampiri para demonstran dan menyampaikan dengan tegas agar tidak membakar ban diarea demonstrasi.


‎Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Aggota DPRD Konawe H. Muhammad Wadio Tuntaskan Reses Masa Sidang III Tahun 2026

Muarasultra.com, KONAWE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, H. Muhammad Wadio, menuntaskan…

4 jam ago

‎Unaaha FC Sultra Pastikan Tiket Lolos ke Babak 32 Besar Liga 4 Piala Presiden, Kalahkan Binjai City 2-1

Muarasultra.com, BANTUL – Unaaha FC Sulawesi Tenggara memastikan langkah ke babak 32 besar Liga 4…

2 hari ago

Dikbud Konawe Pastikan SDN 1 Ulu Pohara Masuk Daftar Penerima Bantuan Revit APBN ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe memastikan SDN 1 Ulu Pohara…

2 hari ago

CERI Sudah Ungkap Rencana Bahlil Kuasai Impor Migas Melalui BLU Lemigas ‎Sejak 16 Februari 2025 ‎

Muarasultra.com, JAKARTA – Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 tentang Pengadaan Minyak Bumi, Bahan…

2 hari ago

‎Ditreskrimum Polda Sultra Gelar Patroli Dialogis Malam di Kawasan Eks MTQ Antisipasi Kejahatan Jalanan Guna Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Masyarakat ‎

Muarasultra.com, KENDARI – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara menggelar patroli dialogis di…

2 hari ago

‎Akselerasi Infrastruktur Energi, Tim Pertek Kantah Konawe Verifikasi Lapangan Lahan Gardu Induk PT PLN di Desa Amberi

Muarasultra.com, KONAWE – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional dan memastikan kesesuaian tata…

2 hari ago