Raih 4 Kursi Saat Pemilu, Golkar Konawe Justru Dipimpin Aleg Konsel, Darwin: Hanya Purnama yang Layak

oleh -162 Dilihat
oleh
Ketua DPD Golkar Sultra, La Ode Darwin.

Muarasultra.com, KONAWE – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi digelar pada Jumat (30/10/2026).
‎
‎Pelaksanaan Musda tersebut menjadi perhatian publik lantaran figur yang muncul sebagai calon Ketua DPD Golkar Konawe tidak berasal dari kalangan kader lokal Kabupaten Konawe.
‎
‎Situasi ini memunculkan sejumlah pertanyaan. Pasalnya, selama ini terdapat banyak kader Golkar di Konawe yang turut berjuang membesarkan partai. Terlebih, Golkar berhasil meraih empat kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe.
‎
‎Namun, dalam proses pencalonan kali ini, tidak satu pun kader lokal yang tampil sebagai calon ketua. Kondisi tersebut menjadi sorotan di tengah keberadaan kader dan kekuatan politik Golkar di daerah itu.
‎
‎Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara, Laode Darwin, mengatakan Musda Golkar Konawe merupakan agenda terakhir dari rangkaian Musda di tingkat kabupaten/kota se-Sultra. Pihaknya berharap kepemimpinan Golkar Konawe ke depan berada di tangan ketua yang baru.
‎
‎Ia menjelaskan, keputusan untuk mengusung Purnama Saboli yang merupakan salah satu anggota DPRD Konawe Selatan sebagai calon ketua merupakan hasil kajian dan analisis internal partai.
‎
‎”Setelah melalui kajian dan analisa, kami putuskan yang layak dan yang bisa memaksimalkan kerja-kerja partai ini yaitu Purnama Saboli. Purnama ini putra asli Konawe,” ujar Laode Darwin.
‎
‎Menurutnya, keputusan tersebut juga mempertimbangkan perkembangan proses pendaftaran yang hanya diikuti satu calon.
‎
‎”Bukan berarti Purnama Saboli dari Konawe Selatan ke Konawe itu karena kekurangan kader, tidak. Kader banyak,” terangnya.
‎
‎Laode Darwin mengakui bahwa Golkar Konawe memiliki banyak kader. Namun, menurut penilaiannya, belum ada kader yang memenuhi pertimbangan partai untuk memimpin DPD Golkar Konawe pada periode mendatang.
‎
‎”Iya, belum, belum, tapi ada banyak pertimbangan. Kami berharap Golkar Konawe punya warna yang baru. Dengan kemampuan Purnama, dia komitmen bagaimana membesarkan Partai Golkar kemudian mengonsolidasikan partai, karena Purnama ini belum cacat di Konawe,” tutupnya.
‎
‎Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penjelasan DPD Golkar Sultra terkait alasan penetapan Purnama Saboli sebagai calon tunggal dalam Musda Golkar Konawe.
‎
‎Di sisi lain, munculnya figur dari luar struktur kader lokal sebagai calon ketua kembali memunculkan perhatian terhadap ruang kaderisasi dan kesempatan kader daerah dalam menentukan arah kepemimpinan partai di Kabupaten Konawe.
‎
‎
‎Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *