Muarasultra.com, KONAWE SELATAN – Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan mengerahkan personel dari tiga kepolisian sektor (Polsek Angata, Polsek Mowila, Polsek Buke) untuk membantu penanganan dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah pelajar setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, Rabu (14/10/2026).
Wakapolres Konawe Selatan, Kompol H. Hartono Rahman, S.H., pun turun langsung memantau kondisi para siswa yang mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat.
Berdasarkan laporan pihak puskesmas yang diterima Hartono, sebanyak 18 siswa masih menjalani perawatan. Sementara itu, siswa lainnya telah diperbolehkan pulang untuk melanjutkan pemulihan di rumah.
“Untuk SD sisa satu, selebihnya siswa SMA,” kata H. Hartono saat menyampaikan perkembangan penanganan para siswa. Rabu (15/10/2026).
Ia mengatakan, kehadiran kepolisian bertujuan memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan penanganan medis secara cepat dan optimal.
Kompol H. Hartono juga mengapresiasi sinergi antara tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan, pihak sekolah, dan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam merespons kejadian tersebut.
“Luar biasa, semua bergerak cepat. Puskesmas, Dinkes, camat, pihak sekolah, BGN, semuanya bahu-membahu. Alhamdulillah, siswa-siswi kita cepat ditangani,” ungkapnya.
Sebelumnya, dugaan keracunan tersebut dilaporkan menimpa sejumlah siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kecamatan Angata.
Sebelumnya, puluhan siswa mengeluhkan sejumlah gejala, mulai dari sakit perut, diare, mual hingga pusing setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibagikan pada Selasa (13/10/2026).
Keluhan dilaporkan semakin meningkat pada Rabu pagi sehingga sejumlah siswa harus dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis.
Laporan : Febri Nurhuda







