Istri Diduga Selingkuh, Suami di Besulutu Bakar Rumah Sendiri ‎

oleh -559 Dilihat
oleh
Rumah di desa Labela, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe terbakar.

Muarasultra.com, KONAWE – Seorang pria berinisial Maruf Sola (56) diduga membakar rumahnya sendiri di Desa Labela, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 09.30 Wita.
‎
‎Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga yang berujung pada pertengkaran mulut antara Maruf dan tetangganya, Kepala Desa Labela, Damadi.
‎
‎Akibat kejadian itu, rumah beserta sejumlah barang berharga di dalamnya hangus terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp250 juta.
‎
‎Kasatreskrim Polres Konawe, AKP La Ode Jefri Hamzah, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal yang dihimpun, sebelum kebakaran terjadi, Maruf sedang mencari keberadaan istrinya, Mulia Listiana, untuk mempertanyakan buku nikah.
‎
‎Dalam proses tersebut, Maruf diduga menaruh kecurigaan terhadap Damadi karena dianggap sengaja menyuruh istrinya menghindar.
‎
‎Situasi kemudian memanas hingga keduanya terlibat adu mulut. Maruf yang disebut sedang dalam kondisi emosional setelah mendapati istrinya berduaan dengan pria lain pada Kamis (8/10/2026), sempat melontarkan ancaman akan membakar rumahnya.
‎
‎“Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, yang bersangkutan sempat mengatakan akan membakar rumahnya setelah terlibat pertengkaran mulut dengan tetangganya,” demikian kronologi awal kejadian tersebut.
‎
‎Setelah pertengkaran itu, Damadi meninggalkan lokasi. Maruf kemudian masuk ke dalam rumah dan diduga membakar kain gorden di ruang tengah serta spring bed di kamarnya menggunakan korek gas.
‎
‎Tak lama kemudian, Maruf keluar dan berdiri di halaman rumah. Sementara itu, seorang warga bernama Marwaida yang hendak menjemput anaknya melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atap tengah rumah tersebut.
‎
‎Marwaida kemudian menghubungi suaminya dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
‎
‎Warga yang berdatangan berupaya mengantisipasi agar kobaran api tidak merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Namun, besarnya api membuat warga tidak sempat menyelamatkan perabotan maupun barang-barang yang berada di dalam rumah.
‎
‎Sejumlah barang dilaporkan ikut terbakar, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter dalam kondisi rusak, tiga tabung gas, lima spring bed, tujuh lemari kayu, dua unit televisi, dua unit kulkas, satu mesin cuci, serta dokumen penting milik Maruf, istri, dan anaknya.
‎
‎”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi. Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp250 juta,” jelasnya.
‎
‎AKP La Ode Jefri Hamzah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi persoalan pribadi maupun rumah tangga.
‎
‎Setiap permasalahan diharapkan diselesaikan melalui komunikasi yang baik serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
‎
‎Pihak kepolisian masih perlu mendalami rangkaian peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab, kronologi, dan aspek hukum dari dugaan pembakaran rumah itu.
‎
‎
‎Laporan : Febri Nurhuda

‎
‎
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *