Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian Nasarudin yang Diduga Hilang di Hutan Anggoro

oleh -90 Dilihat
oleh
Hari kedua pencarian korban hilang di hutan desa Anggoro, Kecamatan Abuki.

Muarasultra.com, KONAWE — Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Nasarudin (52), warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, yang diduga hilang di kawasan hutan sekitar Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku.

‎Memasuki hari kedua operasi SAR, Rabu (16/9/2026), tim gabungan mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.00 Wita. Area pencarian dibagi menjadi dua sektor untuk memperluas penyisiran terhadap korban.

‎Tim pertama menyisir sisi kanan yang ditandai sektor kuning dengan luas area sekitar 800 x 750 meter. Pencarian dilakukan menggunakan metode ESAR (Explore Search and Rescue) dengan menyusuri sejumlah jalan setapak yang berada di kawasan tersebut.

‎Sementara itu, Tim kedua menyisir sisi kiri yang ditandai sektor hijau dengan luas area pencarian yang sama, yakni sekitar 800 x 750 meter. Tim juga melakukan penyisiran menggunakan metode ESAR dan mengikuti jalur-jalur setapak yang memungkinkan menjadi akses korban.

‎Selain penyisiran oleh personel di darat, pemantauan juga dilakukan menggunakan drone thermal guna membantu mengidentifikasi keberadaan korban dari udara.

‎Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, termasuk personel KPP Kendari, BPBD Konawe, Damkar Konawe, Polsek Abuki, Bhabinkamtibmas, aparat desa, masyarakat sekitar serta keluarga korban.

‎Kronologi

‎Nasarudin dilaporkan keluar dari rumah pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Ia berangkat untuk mencari ikan di rawa yang berada di sekitar Desa Anggoro.

‎Beberapa kerabat korban kemudian menyusul ke lokasi. Sebelumnya, mereka telah membuat janji untuk bersama-sama mencari ikan.

‎Namun hingga sekitar pukul 17.30 Wita, para kerabat tidak menemukan Nasarudin di lokasi yang telah disepakati.

‎Sementara kendaraan dan tas milik korban ditemukan berada di dekat lokasi tempat pertemuan.

‎Pihak keluarga bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Namun hingga operasi SAR resmi dilanjutkan, keberadaan Nasarudin belum diketahui.

‎Hingga perkembangan operasi SAR hari kedua ini, tim gabungan masih melakukan penyisiran dan belum menemukan korban.

‎Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh unsur yang terlibat. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan oleh tim SAR.

‎Laporan: Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *