Anggaran Terlambat Cair, Proyek P3-TGAI di Sultra Terancam Molor ‎

oleh -89 Dilihat
oleh
Proyek P3-TGAI.

Muarasultra.com, KONAWE – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 milik Balai Wilayah Sulawesi IV Kendari di sejumlah wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara menuai sorotan.

‎Pasalnya pekerjaan yang dijadwalkan harus selesai pertengahan bulan September ini terancam molor.

‎Salah satu penyebab tertundanya proyek ini adalah lambatnya proses realisasi anggaran ke rekening kelompok tani.

‎Salah satu petani di Kabupaten Konawe yang mendapatkan pekerjaan P3-TGAI mengaku khawatir pekerjanya akan melewati jangka waktu yang diberikan.

‎”Terlambat Cair, dananya baru masuk sementara kontrak pekerjaan selesai pertengahan bulan ini, sisa 10/12 hari lagi,” ujarnya kepada media ini.

‎Dampak keterlambatan anggaran ini pun menimbulkan persoalan lain. Material yang sulit didapatkan dan lebih parah lagi pekerja atau tukang yang sebelumnya mengerjakan proyek ini, saat ini sudah punya pekerjaan lain.

‎”Ini yang kasi pusing kita , tukang sekarang sulitmi kita dapat karena banyak proyek yang jalan, kita mau tahan juga mereka tidak mungkin karena mereka mau makan,” jelasnya.

‎Pengelola berharap diberikan tambahan waktu pekerjaan, agar proyek ini dapat diselesaikan dengan baik dan kualitas baik.

‎Terpisah, Kepala satker O&P BWS Sulawesi IV Kendari, Suwardi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pencairan dana proyek P3-TGAI langsung ke rekening petani.

‎Pencairan ini dilakukan dua tahap. tahap pertama 70 persen tahap dua 30 persen.

‎Pencairan dilakukan sesuai progres pembangunan.

‎”P3-TGAI ada anggarannya dan dibayar sesuai progress dilapangan,” ujar Suwardi.

‎Terkait adanya keterlambatan pekerjaan, Ia menyebutkan bahwa pihaknya akan mengecek ke PPK untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai tahapannya.

‎”Nanti saya cek di ppknya, klo anggaranya ada di hayar sesuai progress di lapangan,” tukasnya.



‎Laporan : Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *