Muarasultra.com, Konawe – Jembatan Konawe Hulu yang menghubungkan Kabupaten Konawe, tepatnya di Kecamatan Asinua, dengan Kabupaten Kolaka Timur di Kecamatan Uluiwoi, dilaporkan mengalami longsor pada Selasa (16/6/2026).
Akibat kejadian tersebut, akses transportasi yang selama ini menjadi jalur utama penghubung kedua wilayah itu untuk sementara tidak dapat dilalui.
Warga dari Kabupaten Konawe yang hendak menuju Kolaka Timur, maupun sebaliknya, terpaksa menghentikan perjalanan karena kondisi jembatan yang dinilai membahayakan.
Salah seorang warga Ambekairi, Edo Marsel, berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara segera mengambil langkah cepat untuk melakukan penanganan dan perbaikan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

”Jembatan penghubung Konawe dan Koltim mengalami longsor tadi malam sekitar pukul 07.34. Mohon Pak Gubernur segera dilakukan perbaikan karena ini merupakan jalur utama masyarakat,” ujar Edo, Selasa (16/6/2026).
Menurut Edo, kerusakan yang terjadi berpotensi semakin parah apabila tidak segera ditangani. Ia juga mengingatkan bahwa kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan warga yang melintas di sekitar lokasi.
Jembatan Konawe Hulu merupakan salah satu infrastruktur strategis di Sulawesi Tenggara. Jembatan ini tercatat sebagai jembatan terpanjang di provinsi tersebut dengan panjang bentang mencapai 247 meter dan lebar 7 meter.
Keberadaannya menjadi urat nadi transportasi yang menghubungkan wilayah Konawe dan Kolaka Timur serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang antar daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti longsor maupun jadwal penanganan kerusakan jembatan tersebut.
Laporan : Febri Nurhuda







