Hima Konawe Soroti Arogansi Oknum Polisi, Dari Melindas hingga Kini Menembak Rakyat di Bombana

oleh -420 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, Kendari, Sulawesi Tenggara – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Kabupaten Konawe mengecam keras tindakan oknum anggota Brimob yang menembaki seorang warga saat operasi penertiban di kawasan tambang ilegal Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, pada Kamis (8/1/2026). Insiden ini menyebabkan satu warga mengalami luka tembak dan dirawat di Rumah Sakit Tanduale Bombana.

Kejadian bermula ketika empat personel Brimob dari Resimen II Pasukan Pelopor mendatangi lokasi tambang ilegal untuk meminta penghentian aktivitas penambangan. Namun, suasana antara aparat dan warga memanas dan terjadi adu mulut hingga salah satu oknum melepaskan tembakan yang mengenai punggung kaki warga tersebut.

Menanggapi insiden itu, Sekretaris Umum HIMA Konawe, Muh Ivan, secara tegas menyatakan bahwa tindakan penembakan oleh oknum Brimob merupakan bentuk arogansi aparat yang melampaui batas kewenangan.

“Kami mengecam keras tindakan oknum aparat yang telah mencederai rasa aman masyarakat. Ketika tugas penertiban berubah menjadi kekerasan, itu bukan lagi penegakan hukum tetapi arogansi yang menembaki rakyat sendiri,” ujar Muh Ivan.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat berhak atas rasa aman dan penghormatan hak asasi manusia, termasuk ketika aparat melakukan tindakan di lapangan.

Hima Konawe juga mendesak penegakan hukum yang transparan terhadap oknum yang terlibat

Mereka juga meminta Polda Sulawesi Tenggara dan Korps Brimob untuk melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk mengaudit prosedur penggunaan senjata dalam operasi penertiban, serta mempertimbangkan sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran.

Hingga kini, keempat oknum anggota Brimob telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Sultra, sementara HIMA Konawe bersama elemen masyarakat terus memantau perkembangan kasus ini.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *