Pemkab Konawe Bakal Gelar Pameran Pembangunan Desa, Apdesi Ungkap Tantangan Pelaksanaan

oleh -958 Dilihat
oleh
Pelaksanaan pameran pembangunan desa di salah satu daerah di Indonesia.

Muarasultra.com, KONAWE – Pemerintah daerah Kabupaten Konawe dalam waktu dekat bakal melaksanakan Pameran Pembangunan Desa Tahun 2025.

Pameran ini rencananya akan dilaksanakan Pada tanggal 5 – 10 November 2025 di area STQH Konawe.

Dengan tema “Membangun Desa Menuju Konawe Bersahaja” diharapkan kepada seluruh kepala desa untuk berpartisipasi mengikuti mengisi stand pameran tersebut.

Berdasarkan surat pemberitahuan Pemda Konawe, peran ini dilaksanakan dalam rangka aktualisasi pembangunan desa dan promosi potensi desa untuk mendukung visi dan misi Bupati Konawe dan Wakil Bupati Konawe.

Terkait rencana kegiatan ini, Ketua Apdesi Konawe Jumar Lakarama, SH menyambut baik rencana pelaksanaan pameran ini.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini, sebagai wadah promosi dan aktualisasi pembangunan daerah yang dimulai dari desa,” jelas Jumar Lakarama.

Namun, Jumar yang mewakili 291 desa di Kabupaten Konawe, mengungkap beberapa tantangan terkait kegiatan ini. Kata dia kegiatan ini tentu membutuhkan dukungan materil dan imateril.

“Biaya pasti ada, apalagi pelaksanaannya 6 hari, sedangkan masih ada desa yang belum cair dana desanya karena masih maintenance KPPN,” ungkapnya.

Selain itu, kepala desa hari-hari ini tengah sibuk melaksanakan RKPdes tahun 20026, menyiapkan lapangan pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahun 2025, serta penyelesaian pekerjaan fisik dan non fisik yang sedang berjalan.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini, akan tetapi kalau saya pribadi dimintai saran mungkin waktu pelaksanaannya bisa per kecamatan atau dilaksanakan tiga hari saja,” kata Jumar mewakili aspirasi kepala desa se Kabupaten Konawe.

Diketahui, pameran pembangunan desa ini bakal menampilkan data profil dan pembangunan desa dari tahun 2023 – 2025. Semoga pelaksanaan pembangunan hingga potensi desa akan ditampilkan dalam bentuk data yang terintegrasi.

Laporan : Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *