Gubernur Sultra Dorong Pengembangan Pariwisata yang Berkelanjutan

oleh -490 Dilihat
oleh
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.

Muarasultra.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), menegaskan pentingnya integrasi pariwisata antarprovinsi se-Pulau Sulawesi guna mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional The Legend of Pongtiku yang digelar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) di D’Rij Hotel, Rantepao, Toraja Utara, Senin (7/7/2025).

Menurut ASR, Sulawesi menyumbang sekitar 74 juta kunjungan wisata setiap tahun dan menjadi wilayah dengan jumlah kunjungan tertinggi ketiga nasional setelah Jawa dan Sumatera. Namun, potensi ini belum tergarap maksimal akibat lemahnya konektivitas antarwilayah.

“Kunjungan wisata ke Pulau Bali saja mencapai 44 juta. Artinya, Sulawesi punya keunggulan luar biasa. Konektivitas darat, laut, dan udara antar destinasi harus diperkuat,” ujar ASR.

Ia menegaskan, integrasi pariwisata bukan hanya soal jumlah kunjungan, tetapi juga berkaitan dengan pemerataan pembangunan, pelestarian budaya dan lingkungan, serta penciptaan peluang investasi baru.

“Kita berada di sini karena sebuah ide dan mimpi: menjadikan Sulawesi terhubung secara pariwisata. Ini kunci pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, tiga gubernur dari Pulau Sulawesi sepakat menandatangani Komitmen Bersama Mendorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Se-Pulau Sulawesi. Dokumen ini ditandatangani oleh Gubernur Sultra, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, dan perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan.

ASR meminta agar dinas-dinas pariwisata di seluruh Sulawesi segera menindaklanjuti kesepakatan ini.

“Setelah MoU ditandatangani, kepala dinas pariwisata masing-masing daerah harus langsung berkoordinasi dan bergerak,” tegasnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara Brigjen Pol (Purn) Zainal Arifin Paliwang, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI Budiman Sudjatmiko, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Viktor Mailangkay, serta sejumlah kepala daerah seperti Bupati Toraja Utara, Bupati Tana Toraja, dan Bupati Mamasa.

Turut hadir pula akademisi seperti Rektor Universitas Sam Ratulangi dan Rektor Universitas Kristen Indonesia Toraja, serta tokoh-tokoh masyarakat Sulawesi.

Forum ini menegaskan semangat kolaboratif lintas provinsi sebagai langkah konkret menjadikan Sulawesi sebagai episentrum baru pariwisata nusantara.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *