Berita

Viral Video Penggerebekan Oknum Perwira Polisi di Kendari, Keluarga Berikan Penjelasan

Muarasultra.com, KENDARI – Menanggapi beredarnya video viral yang menyebut adanya penggerebekan terhadap seorang oknum perwira polisi inisial (AK) yang bertugas di Polres Konawe Selatan, pihak keluarga dari kakak kandung Istri sah memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut.

Peristiwa yang disebut terjadi di salah satu penginapan di kawasan Baruga, Kota Kendari, pada Senin malam, 23 Maret 2026, disebut-sebut sebagai penggerebekan oleh pihak istri sah bersama dua orang keluarganya.

Menanggapi hal tersebut, kakak kandung dari pihak istri sah, yang dalam keterangan ini disebut sebagai Muh. Fitrah, menyampaikan bahwa informasi yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya benar dan cenderung menyesatkan dan dinilai sarat sensasi.

Menurut Fitrah, hubungan rumah tangga antara pihak istri dan suami (AK), yang merupakan anggota Polres Konawe Selatan, sudah tidak harmonis sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, pihak istri disebut telah beberapa kali mengajukan permintaan cerai hingga sempat membawa perkara tersebut ke ranah pengadilan.

“Seharusnya tidak perlu ada peristiwa penggerebekan seperti yang beredar, karena memang hubungan keduanya sudah lama tidak berjalan dengan baik,” ujar Fitrah.

Ia juga menjelaskan bahwa upaya mediasi sebelumnya telah dilakukan oleh pihak Polres Konawe Selatan, yang melibatkan Kabag Sumda dan Kanit Provost, serta dihadiri oleh keluarga besar dari pihak istri. Namun, dalam proses tersebut, pihak istri disebut tidak hadir meskipun telah beberapa kali dihubungi.

Lebih lanjut, Fitrah menegaskan bahwa keluarga tidak ingin persoalan ini semakin meluas dan berdampak buruk, terutama terhadap anak dari pasangan tersebut yang masih kecil dan sedang bersekolah.

Selain itu, lanjut Muh. Fitrah, pihak keluarga termasuk dirinya dan ibu mereka menyatakan bahwa apabila terdapat perempuan lain yang dinilai lebih tepat untuk AK, maka keluarga siap mendukung. Bahkan, jika diperlukan, mereka bersedia membantu hingga mengantarkan secara langsung.

“Oleh karena itu, saya selaku kakak kandung dari istri AK, yang merupakan perwira polisi di Polres Konawe Selatan, memohon kepada rekan-rekan media agar bijak dalam memberitakan persoalan ini. Semestinya, pemberitaan mengedepankan konfirmasi dari kedua belah pihak keluarga agar informasi yang disampaikan berimbang dan akurat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak psikologis yang mungkin dialami oleh anak dari pasangan tersebut, yang masih berusia kecil dan sedang menempuh pendidikan.

“Kami sangat mengkhawatirkan dampak psikologis terhadap anak mereka. Oleh karena itu, kami berharap semua pihak dapat menahan diri,” tambahnya.

Pihak keluarga juga mengimbau kepada masyarakat dan pengguna media sosial agar lebih bijak dalam menyikapi dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Kami meminta kepada siapa pun yang telah membagikan video tersebut untuk segera menghapusnya. Jika dalam waktu 2×24 jam setelah klarifikasi ini masih ditemukan penyebaran video, maka kami akan menempuh jalur hukum sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),” tegas Fitrah.

Selain itu, pihak keluarga juga meminta kepada rekan-rekan media agar dalam memberitakan suatu peristiwa dapat mengedepankan prinsip keberimbangan dengan melakukan konfirmasi kepada kedua belah pihak.

Dengan adanya klarifikasi ini, keluarga berharap situasi dapat kembali kondusif dan masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi secara menyeluruh.

Hak jawab dan hak koreksi tetap terbuka bagi semua pihak. Silakan menghubungi redaksi untuk menyampaikan tanggapan atau klarifikasi.

Laporan : Redaksi

 

admin

Recent Posts

Polres Konsel Kerahkan Tiga Polsek, Wakapolres Turun Langsung Pastikan Siswa Dapat Penanganan Medis

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN - Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan mengerahkan personel dari tiga kepolisian sektor…

7 menit ago

Proyek Banjir Konaweeha Rp12,9 Miliar di Konawe Disorot, Debu Ganggu Warga dan Material Diduga Ilegal, Polisi Diminta Bertindak

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek Pengendalian Banjir Sungai Konaweeha di desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe,…

11 jam ago

Bawa Nama Konawe ke Panggung Regional, King Skate Tampil Gemilang di EIRC 2026

Muarasultra.com, KONAWE - Club sepatu roda Konawe King Skate (KKS) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang…

13 jam ago

Penerangan Jalan Andowia-Wanggudu Raya Disorot Usai Kecelakaan, IPPMAWA Desak Pemkab Konut Buka Dokumen PJU, Kadis DLH Bungkam

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Minimnya penerangan di sepanjang jalan poros Andowia–Wanggudu Raya, Kabupaten Konawe Utara,…

18 jam ago

Upah Lembur dan Sistem Roster Dipersoalkan, Manajemen PT Sifang Mining Site TMS Konawe Utara Disorot, Buruh Ancam Mogok 21 Oktober

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Ratusan pekerja PT Sifang Mining Indonesia yang bertugas di Site TMS/PT…

21 jam ago

Puluhan Siswa SD dan SMA di Konsel Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Dilarikan ke Puskesmas

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN – Puluhan siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) di…

21 jam ago