Berita

Operator Excavator Tewas Tertimpa Batu di Perumahan Griya Puncak Kota Baubau

Muarasultra.com, ‎Baubau — Seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di lokasi perumahan Griya Puncak, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/3).

‎Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita saat korban tengah membersihkan lahan menggunakan excavator.

Berdasarkan laporan, tiba-tiba terjadi longsoran dari bagian atas lokasi, yang menyebabkan sebuah batu besar jatuh dan menimpa korban hingga terjepit di dalam alat berat tersebut.



‎Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari melalui Comm Centre menerima informasi kejadian ini pada pukul 11.30 Wita dari Kepala Bidang Damkar Baubau, Laode Nur Alam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 11.45 Wita dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer.

‎Dalam kondisi cuaca berawan, tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 12.15 Wita dan langsung melakukan proses evakuasi bersama unsur SAR gabungan. Setelah upaya selama kurang lebih satu jam, korban berhasil dievakuasi pada pukul 13.15 Wita.

‎Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RSUD Palagimata untuk penanganan lebih lanjut.

‎Korban diketahui bernama Akbar (33), seorang laki-laki warga Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan.

‎Dengan telah dievakuasinya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

‎Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Staf Ops KPP Kendari, Pos SAR Baubau, Damkar Baubau, Polres Baubau, Polsek Kokalukuna, RSUD Palagimata, serta tim operator excavator.

Keterangan Gambar: Tim SAR gabungan mengevakuasi korban yang terjepit di dalam excavator akibat tertimpa batu besar saat terjadi longsoran di lokasi perumahan Griya Puncak, Kota Baubau, Kamis (26/3/2026).


‎Peralatan yang digunakan meliputi rescue car, excavator, peralatan evakuasi (palsar), alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

‎Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., menyampaikan bahwa koordinasi cepat antarinstansi menjadi kunci dalam pelaksanaan evakuasi di lapangan.

‎Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia ini resmi dinyatakan selesai. (Red/il)

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Satresnarkoba Polres Konawe Ringkus Dua Pengedar Sabu di Wawotobi

Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal…

11 jam ago

Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Sungai Lalindu Konawe Utara, Kondisi Tak Utuh

Muarasultra.com, Konawe Utara — Warga Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…

11 jam ago

Pria Paruh Baya di Lambuya Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Umur 4 Tahun ‎

‎Muarasultra.com, KONAWE - Seorang pria paruh baya berinisial RS warga kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe diamankan…

18 jam ago

Dari Tanjung Lalimbue, Wabup Konawe Kukuhkan Kader Pramuka di Tujuh Kecamatan

Muarasultra.com, KONAWE — Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., melantik pengurus Majelis Pembimbing…

19 jam ago

Gerak Cepat Polsek Lambuya Bersama Damkar dan TNI Padamkan Karhutla, Selamatkan Rumah Warga dari Ancaman Kebakaran

Muarasultra.com, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan pohon…

1 hari ago

Dari Tanjung Lalimbue untuk Persaudaraan, Bupati Konawe: Eratkan Silaturahmi Kokohkan Persaudaraan

Muarasultra.com, KONAWE – Ribuan peserta memadati kawasan Pantai Tanjung Lalimbue, Kecamatan Kapoila, Kabupaten Konawe, Sulawesi…

2 hari ago