Berita

Viral! Tiga Gedung Koperasi Desa Merah Putih Berdiri Berdampingan di Bawah Jembatan Toronipa, Warganet Pertanyakan Efektivitasnya

Muarasultra.com, KONAWE – Sebuah video yang memperlihatkan tiga bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berdiri saling berdekatan di bawah jembatan Jalan Kendari–Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), viral di media sosial, Minggu (12/7/2026).

‎Dalam video yang beredar luas di berbagai platform media sosial, terlihat tiga bangunan koperasi berdiri di kawasan pesisir pantai dengan jarak yang sangat berdekatan. Ketiganya bahkan tampak berada tepat di sisi jembatan Jalan Kendari–Toronipa.

‎Keberadaan tiga gedung koperasi dalam lokasi yang nyaris berdampingan itu memicu perhatian publik. Sejumlah warganet mempertanyakan efektivitas pembangunan fasilitas tersebut, mengingat jarak antargedung yang dinilai terlalu dekat.

‎Beragam komentar pun bermunculan. Sebagian mempertanyakan dasar perencanaan pembangunan, sementara lainnya berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan mengenai tujuan dan fungsi masing-masing bangunan koperasi tersebut.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga bangunan KDMP tersebut masing-masing berada di wilayah Desa Leppe, Desa Bajo Indah, dan Desa Mekar, Kecamatan Soropia.

‎Meski secara administratif berada di desa yang berbeda, letak geografis ketiganya tampak berdekatan sehingga memunculkan persepsi seolah dibangun dalam satu kawasan.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan penempatan ketiga bangunan koperasi tersebut dalam lokasi yang berdekatan maupun konsep pemanfaatannya.

‎Kepala desa Bajo Indah, Subohan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan alasan pembangunan kopdes tersebut berdekatan karena tidak adanya Lahan yang memadai.

“Tidak ada tanah kosong milik perintah. kec soropia itu hanya 5 kopdes..desa lain tidak ada krm tidak ada tanah
Pemerintah. Kec Lalonggasumeeoto malah tidak ada kopdes krn tdk ada lokasi,” ungkapnya.

‎Viralnya video itu pun menjadi sorotan masyarakat yang berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik, sekaligus memastikan pembangunan yang menggunakan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat desa.


‎Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Breaking News: Kebakaran Lahan Sagu di Lambuya Ancam Pemukiman Warga ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Peristiwa kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Konawe. ‎…

3 jam ago

Dikbud Konawe All Out Sukseskan Kemah Bakti dan Festival Wisata Bahari Tanjung Lalimbue, Dinas Hingga Kepala Sekolah Ikuti Upacara Pembukaan

‎Muarasultra.com, Konawe – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Kemah…

4 jam ago

Plt Kadis PMD Konawe Sebut Kemah Bakti dan Festival Bahari Tanjung Lalimbue Hidupkan UMKM Gaungkan Potensi Wisata

Muarasultra.com, KONAWE - Pemerintah Kabupaten Konawe akan melaksanakan upacara pembukaan kemah bakti dan festival Wisata…

4 jam ago

Revitalisasi SMP Negeri 3 Wawotobi Mulai Dikerjakan, Sekolah Harap Lingkungan Belajar Makin Nyaman

Muarasultra.com, KONAWE – Program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan mulai dilaksanakan di SMP Negeri 3…

7 jam ago

Kantah Konawe Laksanakan Pengukuran Verifikasi Sertipikat Hak Pakai Bendungan Ameroro

Muarasultra.com, KONAWE - Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe memimpin langsung pelaksanaan…

8 jam ago

Kantah Konawe Laksanakan Identifikasi Lapangan Sengketa Batas Sertipikat Tanah di Desa Meraka

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe melaksanakan kegiatan identifikasi dan pengukuran lapangan terkait sengketa…

8 jam ago