Berita

Terkuak PT. Citra Puridian Lestari Pemilik Proyek Irigasi Mangkrak di Konawe

‎Muarasultra.com, KONAWE – Misteri proyek rehabilitasi saluran irigasi di desa Momea, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya terkuak.

‎Berdasarkan informasi dari sumber internal mengungkap bahwa proyek ini merupakan paket pekerjaan inpres APBN tahun 2025.

‎Proyek ini dikerjakan oleh PT Citra Puridian Lestari (CPL). Sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa konstruksi dan kontraktor yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya.



‎Proyek ini menelan anggaran puluhan miliar namun sayangnya proyek ini tidak selesai dengan baik dan hanya menyisakan galian dan batuan terbengkalai alias mangkrak.

‎Salah satu pekerja proyek ini mengatakan proyek ini dimenangkan oleh PT Citra Puridian Lestari.

‎Pihaknya bersama para pekerja lainnya berinisiatif berhenti dan meninggalkan pekerjaan sebab pihak PT CPL tidak membayarkan hak-hak pekerja.

‎”Kontrak subkont kami hanya 1 M, yang belum dibayar paling 250-300jt. Masih tahap awal,” Ujar pekerja yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.


‎”Iya benar bang. Kami belum dibayarkan serupiah pun,” katanya menambahkan.

‎Ia pun menyampaikan nama dan kontak pihak perusahaan dalam hal ini PT Citra Puridian Lestari untuk keperluan konfirmasi.

‎M. Sidik Triyanto selaku direktur perusahaan PT CPL saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon memilih bungkam meski pesan terkirim dan telepon tersambung (Berdering).

‎Begitupun, Komisaris Perusahaan PT CPL bernama Rusman saat dikonfirmasi juga memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban.



‎Sebelumnya, Kepala Desa Momea Jumar Lakarama menyesalkan proyek irigasi mangkrak diwilayahnya.

‎Ia menyampaikan, dari awal pekerjaan ini sudah tidak beres tak ada pemberitahuan kepada pemerintah desa setempat.

‎Ia pun berharap agar pihak-pihak yang bertanggung jawab menyelesaikan proyek tersebut dan tidak membiarkan terbengkalai.

‎”Dari awal ini pekerjaan mereka tidak ada penyampaian ke kami tiba-tiba ada eksa menggali, ada material dan ada orang kerja. Nanti sudah ditegur baru mereka menyurat,” ungkap Jumar Lakarama.



‎Laporan : Febri Nurhuda

 

 

admin

Recent Posts

Jatuh Dari Ketinggian, Seorang Pekerja Asing di PT IPIP Kolaka Tewas ‎

‎Muarasultra.com, KOLAKA - Seorang tenaga kerja asing yang sedang bekerja di kawasan PT Indonesia Pomalaa…

2 jam ago

Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun Pengabdian Untuk Masyarakat, Polres Konut Gelar Turnamen Tenis Kapolres Cup 2026

Muarasultra.com, Konawe Utara - Kepala Kepolisian resor Konawe Utara AKBP Riko Fernanda S.H., S.I.K., M.H…

3 jam ago

Tambang Pasir Tutup, Progres Pembangunan Proyek di Konawe Macet Total

‎Muarasultra.com, KONAWE - Aktivitas Penambangan Pasir di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terhenti. ‎…

4 jam ago

Kades Puusangi Akui Ada Penambangan Pasir Ilegal, Ampuh Sultra Tantang Polisi Lakukan Penindakan

‎Muarasultra.com, KONAWE - Polemik penambangan pasir secara ilegal di Desa Puusangi, Kec. Anggalomoare, Kab. Konawe…

8 jam ago

Personel Polsek Sigap Amankan Hari Raya Galungan di Delapan Pura Wilayah Hukum Polsek Wiwirano, Berlangsung Aman dan Kondusif

‎Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Kepolisian Sektor (Polsek) Wiwirano melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan ibadah umat…

8 jam ago

‎Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Wiwirano Gelar Bhakti Religi di Rumah Ibadah dan Balai Adat di Landawe

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun pengabdian…

9 jam ago