Muarasultra.com, KONAWE – Banjir kembali terjadi di Desa Anggoro, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe dengan ketinggian mencapai 1 meter pada Rabu 03/06/2024.
Akibat peristiwa ini, 80 rumah warga terendam dan ratusan hektar sawah yang baru disemai tenggelam.
Kepala Desa Anggoro, Ruslan, mengungkapkan bahwa banjir ini sudah menjadi langganan di desanya.
Selain disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, pendangkalan Sungai Anggoro juga menjadi faktor utama.
Dia bilang, sungai tersebut tidak mampu menampung dan mengalirkan air secara langsung ke sungai lahumbuti.
Meski masalah ini telah disampaikan ke pemerintah daerah dan Balai Wilayah Sungai atau BWS, namun belum ada respon dari pihak tersebut.
“Untuk bajir ini, kami sudah menyampaikan kondisi ini ke pemerintah kecamatan Abuki, semoga mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah,” harap Ruslan.
Ia menambahkan, meskipun rumah warga terendam hingga 1 meter, warga masih bertahan di rumah masing-masing karena rumah mereka merupakan rumah panggung yang relatif aman dari genangan air. Namun, Dusun 2 dan 3 mengalami ketinggian banjir yang cukup parah.
“Kami sangat berharap ada bantuan, terutama bagi warga di Dusun 2 dan 3 yang terkena dampak paling parah,” tambahnya.
Ia juga berharap ada perbaikan akses jalan menuju desanya, sebab kondisi jalan utama rusak parahparah sejak musim hujan ini.
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, KONAWE – Kantor UPP Kelas I Molawe menggelar apel pagi rutin, Senin, 20 April…
Muarasultra.com, JAKARTA - PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) kembali menghadapi tekanan serius setelah belum melunasi…
Muarasultra.com, KONAWE – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan)…
Muarasultra.com, KONAWE - Seorang pria berinisial MC (19) tahun warga Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…
Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe terus memperkuat langkah dalam mendukung program strategis nasional…
Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe melalui Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa menghadiri agenda…