Berita

PT HBL Diduga Gunakan Jetty Tanpa Izin untuk Keperluan Bisnis, Syahbandar Kendari Kecolongan?

Muarasultra.com, KENDARI – PT HBL diduga menggunakan jetty masyarakat di desa nii Tanasa, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe secara ilegal untuk keperluan bisnisnya.

Demikian disampaikan oleh salah satu warga setempat berinisial PL saat menghubungi awak media ini, Minggu (29/5/2025).

Ia mengatakan PT HBL merupakan perusahaan asal Samarinda, Kalimantan Timur. Kapal perusahaan ini kerap sandar di jetty masyarakat untuk melakukan maintenance atau perbaikan serta melakukan pembongkaran.

“Kantornya ada di kendari, saya tidak tau pasti kegiatan apa yang mereka lakukan, hanya kapal mereka selalu sandar di jetty masyarakat, sementara itu jetty tidak ada ijinnya,” ujar PL.

Menurutnya aktivitas kapal PT HBL berlangsung atas sepengetahuan pihak KSOP Kendari jika tidak maka syahbandar sudah kecolongan.

“Harus ada tindakan dari syahbandar, sebab aktivitas ini sudah nyata ilegal dan tidak ada kontribusinya untuk kami disini,” tukasnya.

Salah satu pemilik jetty bernama Syarif mengaku, lokasi jetty miliknya hanya untuk keperluan pengisian air tawar kapal tagboat.

“Biasa sandar tagboat untuk isi air tawar pak, kalau jetty sebelah milik pak Asri itu pengisian air juga untuk kapal vesel,” ujarnya.

Ia juga membantah jetty miliknya digunakan sebagai tempat bongkar muat. “Tidak ada pak, kami hanya usaha kecil-kecilan, bisa dicek saja pak,” ungkapnya.

Sementara itu, Asri yang juga pemilik jetty menyebutkan bahwa ada 4 jetty di wilayah itu. Jetty ibu Lita, Ken, Syarif dan miliknya sendiri.

Terkait aktivitas kapal PT HBL, Asri bilang kemungkinan sandar di jetty milik ibu Lita atau Ken. “Kalau jetty saya hanya untuk kapal kayu pak, saya mengisi air untuk kapal vesel,” akunya.

Menurut personil Polairud Kendari, Syukur Pandara setiap kapal atau tb olah gerak biasanya dilengkapi surat SPB, surat persetujuan berlayar.

“TB Brocol atau TB lain, berganti2 tb yg masuk Muat Batu bara, semua kapal atau tb olah gerak pasti mereka urus SPB keSyahbandar , biasa melalui Agen,” ujarnya.

Awak media mencoba menghubungi KSOP Syahbandar Kendari, Mustafa namun hingga berita ini terbit belum ada jawaban.

Laporan : Febri Nurhuda

 

admin

Recent Posts

Yusri Usman Sebut Presiden Prabowo Akan Rombak Elit Kejaksaan dan Polri pada Agustus, Imbas Dinamika Penegakan Hukum

Muarasultra.com, JAKARTA – Direktur Center of Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo…

10 jam ago

Camat Abuki Bantah Terlibat Penjualan Hutan Lindung di Desa Anggoro ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Camat Abuki, Kamran, S.Sos., membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan…

10 jam ago

Korban Penganiayaan Ngamuk di Kejari Konawe, Mengaku Dipaksa Jaksa Berdamai dengan Pelaku

Muarasultra.com, KONAWE - Seorang ibu rumah tangga bernama Pelinawati warga kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

12 jam ago

Kemenag Konawe: Rashdul Kiblat, Meluruskan Kiblat, Menyempurnakan Ibadah

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe turut ambil bagian dalam menyukseskan Gerakan…

16 jam ago

Yusri Usman: Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Besar Komitmen Presiden dalam Pemberantasan Korupsi

Muarasultra.com, JAKARTA – Komitmen Presiden dalam memberantas korupsi kembali diuji. Publik dibuat terkejut dengan mencuatnya…

17 jam ago

Oknum Kabid di Konawe Dilaporkan Ke Polisi Atas Dugaan KDRT, Korban Mengaku Dipukuli Hingga Berdarah ‎

Muarasultra.com, Konawe – Seorang perempuan bernama Pelinawati (53), warga Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe,…

19 jam ago