Berita

Polemik Usai, Tira Liambo : Jangan Ada Lagi Pihak yang Mengusik Ketenangan Masayarakat Wobar

Muarasultra.com, KONAWE – Pemerintah kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara menggelar rapat kordinasi membahas masalah isu hibah dan dugaan penghilangan aset Desa Puday di Kantor Kecamatan Wonggeduku Barat, Rabu (14/6/2023).

Hadir dalam rapat ini, Ketua DPRD Kabupaten Konawe Dr. Ardin, Kadis PMD Kabupaten Konawe Keny Yuga Permana, Camat Wobar Tira Liambo, Kapolsek Wonggeduku Ipda Kasibun, Perwakilan unsur TNI dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam rapat tersebut tokoh masyarakat Abdul Muis dan Budi liambo menjelaskan secara detail tentang pembangunan yang ada di desa Puday termasuk status tanah wakaf Masjid Puday serta peralihan status Kantor Desa Puday menjadi Kantor Camat Wonggeduku Barat.

Pembangunan kantor Camat Wonggeduku Barat di Puday adalah kesepakatan antara panitia pemekaran Kecamatan dan masyarakat wilayah pemekaran yang telah di tuangkan dalam bentuk Perda Kabupaten Konawe tentang Pembentukan Kecamatan.

“Pembangunan kantor Camat Wonggeduku Barat di Puday adalah kesepakatan antara panitia pemekaran kecamatan dan masyarakat wilayah pemekaran yang telah di tuangkan dalam bentuk perda Kabupaten Konawe tentang pembentukan kecamatan, fasilitas pemerintah yang sebelumnya sebagai kantor Desa kemudian di tingkatkan fungsinya sebagai kantor Camat Wonggeduku Barat,” jelasnya.

Kemudian sarana pelayanan pemerintahan Desa diarahkan ke bangunan yang sudah di bangun pada saat lomba desa dengan swadaya masyarakat yang berdiri diatas Tanah Wakaf Masjid Al – Munawarah Puday.

Dalam hal ini pemerintah dan pemilik lahan yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan kantor desa Puday telah bersepakat dan tidak lagi mempersoalkan persoalan ini.

Ditempat yang sama Camat Wobar Tira Liambo, berharap dengan hasil rapat kordinasi hari ini tidak ada lagi pihak-pihak yang ingin mengusik ketenangan masyarakat kecamatan Wonggeduku Barat khususnya masyarakat desa Puday apalagi sekarang memasuki tahun politik.

“Jangan ada lagi yang mengusik ketenangan masayarakat Kecamatan Wonggeduku Barat,” tegas Tira.

Senada dengan hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Konawe Ardin berharap dengan berakhirnya persoalan ini keutuhan keluarga Kotubitara Wonggeduku, Wonggeduku Barat tetap terjaga.

“Tadi sudah clear pihak-pihak keluarga ahli waris termasuk yang pernah memasang patok sudah mencabutnya,” ujar Ardin.

Usai pelaksanaan rapat kordinasi, semua pihak yang hadir langsung bermaaf-maafan dan sepakat untuk membangun kecamatan Wonggeduku Barat dengan penuh rasa persaudaraan dan kekeluargaan.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Bantah Tunggak Honor Posyandu, Kades Wowalahambuti Pastikan BLT dan Insentif Dibayar Setelah Dana Desa Cair

Muarasultra.com, KONAWE - Pemerintah Desa Wowalahambuti, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe membantah tidak membayarkan honor kader…

1 jam ago

UPP Molawe Gelar Cek Kesehatan Gratis, Tingkatkan Produktivitas Pegawai

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Kantor UPP Kelas I Molawe menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG)…

16 jam ago

RKAB PT Intan Perdana Puspa Tak Kunjung Rampung, Operasional Terancam Terhenti

Muarasultra.com, JAKARTA – Nasib operasional 106 perusahaan tambang kini berada di ujung tanduk setelah Direktorat…

16 jam ago

Abaikan Tugas dan Tanggung Jawab, Brigadir Andi Intan Dipecat dari Kepolisian

Muarasultra.com, Konawe – Kepolisian Resor (Polres) Konawe melaksanakan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap…

18 jam ago

Tingkatkan Kompetensi, Puluhan Wartawan di Konawe Ikut Pra UKW

Muarasultra.com, KONAWE - Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan…

18 jam ago

PT Paramitha Persada Tama Dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sultra

Muarasultra.com, KONUT – Dugaan aktivitas pertambangan nikel di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di…

18 jam ago