Muarasultra.com, Konawe – Tim Resmob Polres Konawe berhasil mengamankan seorang pria berinisial DINI (53) yang diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap saudara kandungnya sendiri menggunakan senjata panah ikan. Penangkapan berlangsung pada Selasa, 18 November 2025, sekitar pukul 00.04 Wita di lingkungan Rahabangga, Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku DINI mengakui perbuatannya yang dilakukan pada Senin, 17 November 2025 sekitar pukul 07.00 Wita di wilayah Kabupaten Konawe.
Korban diketahui bernama ANHAR (48), yang berusaha melerai pertengkaran antara pelaku dan adik mereka bernama Munastin. Namun, pelaku merasa tersinggung atas upaya korban untuk menenangkan situasi. (Pelaku dan Korban Merupakan Saudara Kandung)
Kronologi Penganiayaan Dari keterangan pelaku, insiden berawal ketika ia terlibat cekcok dengan Munastin. Saat korban datang untuk menengahi, pelaku justru tersulut emosi. Pelaku kemudian mengambil panah ikan di dalam kamar dan menembakkannya ke arah tubuh korban.
Korban berusaha menghindar dengan menepis serangan tersebut menggunakan tangan kanan. Akibatnya, panah mengenai dan melukai bagian tangan korban. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Konawe untuk mendapatkan penanganan medis.
Tindakan Cepat Kepolisian Setelah menerima laporan, Unit Resmob Polres Konawe segera bergerak melakukan penyelidikan dan pengejaran. Pelaku akhirnya diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Konawe guna proses pemeriksaan lebih lanjut.
Barang bukti panah ikan yang digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut juga berhasil diamankan.
Polres Konawe menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang mengganggu ketertiban dan keselamatan warga.
Kapolres Konawe AKBP Noer Alam, S.I.K mengapresiasi respons cepat personel Resmob serta mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan keluarga secara damai tanpa menggunakan kekerasan.
“Kami terus mengedepankan langkah-langkah penegakan hukum secara profesional. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan bukanlah jalan keluar. Polres Konawe akan menangani setiap laporan secara serius demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, Konawe Selatan – Gabungan Tim URC Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari, Unit Kam Sat…
Muarasultra.com, Konawe – Satuan Reserse Narkoba Polres Konawe kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika…
Muarasultra.com, KENDARI - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohamad Irhamni, menyegel…
Muarasultra.com, Konawe Utara – Memasuki hari keempat libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun…
Muarasultra.com.com, BANTUL – Unaaha FC Sulawesi Tenggara membuka kiprahnya di putaran nasional Liga 4 Piala…
Muarasultra.com, KENDARI - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Dr. Andi Abbas, SH,…