Berita

Komisioner KPU Konut Bantah Terima Aliran Dana Pilkada, Sebut Kesaksian Udin Yusuf Inkonsisten

Muarasultra.com, KENDARI – Komisioner KPU Konawe Utara (Konut) membantah menerima dana pilkada dari eks sekretaris KPU Konut Udin Yusuf.

Bantahan ini disampaikan langsung Ketua KPU Konut, Abdul Makmur melalui keterangan tertulisnya. Jum’at (27/2/2026).

Dijelaskan, sesuai fakta di persidangan terungkap bahwa pihaknya sebagai teradu tidak mengetahui pencairan anggaran 1,6 M. Hal ini disebabkan dalam laporan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) KPU Kab. Konawe Utara, Sekretariat tidak memuat adanya pencairan anggaran tersebut sampai selesainya tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara tahun 2024.

Selanjutnya, dalam persidangan eks Sekretaris KPU Kab. Konawe Utara, Udin Yusuf inkonsisten dalam menyampaikan keterangan terkait tuduhan aliran dana kepada Para Teradu, dimana sebelumnya dalam pengaduan tertulis menyebutkan masing-masing Para Teradu menerima Rp. 100 jt per orang tetapi dalam keterangan Pemeriksaan Eks Sekretaris menyampaikan Para Teradu menerima 200jt per orang.

Hak Jawab Komisioner KPU Konut atas pemberitaan eks Sekretaris KPU Konut Udin Yusuf.

Kemudian, Uddin Yusuf tidak menunjukkan bukti apapun dan juga tidak memiliki saksi untuk membuktikan tuduhannya terkait aliran dana 100 jt atau 200 jt kepada para teradu, demikian halnya atas tuduhan membiayai gaya hidup berupa Karaoke dan sewa Ladies Companion (LC), saudara Uddin Yusuf tidak memiliki Bukti dan Saksi.

“Kami membantah dengan tegas pernyataan eks Sekretaris KPU Konut Uddin Yusuf terkait adanya aliran dana dan pembiayaan gaya hidup mewah tersebut,” tegas Abdul Makmur.

Berkaitan hal tersebut, telah diungkap dalam persidangan terkait adanya transfer kepada para Teradu dengan nilai bervariasi Rp. 13.000.000, Rp. 10.000.000, dan Rp. 5.000.000,. Semua itu adalah Pinjaman Pribadi para teradu kepada Uddin Yusuf dan THR lebaran yang telah dikembalikan oleh Para Teradu kepada Kejaksaan Negeri Konawe dalam proses penanganan perkara jauh sebelum sidang pemeriksaan Kode Etik Penyelenggara Pemilu KPU Kab. Konawe Utara dilaksanakan.

Komisioner KPU Konut berharap dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat bisa melihat dan mengetahui informasi dugaan korupsi dana Pilkada Konut secara utuh dan berimbang.

Laporan : Redaksi

 

 

admin

Recent Posts

Yusri Usman Sebut Presiden Prabowo Akan Rombak Elit Kejaksaan dan Polri pada Agustus, Imbas Dinamika Penegakan Hukum

Muarasultra.com, JAKARTA – Direktur Center of Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo…

6 jam ago

Camat Abuki Bantah Terlibat Penjualan Hutan Lindung di Desa Anggoro ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Camat Abuki, Kamran, S.Sos., membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan…

6 jam ago

Korban Penganiayaan Ngamuk di Kejari Konawe, Mengaku Dipaksa Jaksa Berdamai dengan Pelaku

Muarasultra.com, KONAWE - Seorang ibu rumah tangga bernama Pelinawati warga kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

8 jam ago

Kemenag Konawe: Rashdul Kiblat, Meluruskan Kiblat, Menyempurnakan Ibadah

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe turut ambil bagian dalam menyukseskan Gerakan…

12 jam ago

Yusri Usman: Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Besar Komitmen Presiden dalam Pemberantasan Korupsi

Muarasultra.com, JAKARTA – Komitmen Presiden dalam memberantas korupsi kembali diuji. Publik dibuat terkejut dengan mencuatnya…

13 jam ago

Oknum Kabid di Konawe Dilaporkan Ke Polisi Atas Dugaan KDRT, Korban Mengaku Dipukuli Hingga Berdarah ‎

Muarasultra.com, Konawe – Seorang perempuan bernama Pelinawati (53), warga Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe,…

15 jam ago