Berita

Karyawan PT AJB Tewas di IUP PT Bosowa Mining, Disnakertrans Sultra Pihak Perusahaan Bungkam

Muarasultra.com, KONUT – Kinerja Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kini menjadi sorotan tajam.

Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra menyoroti masifnya pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor usaha pertambangan yang merugikan banyak nyawa.

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, mengungkapkan bahwa Bidang Pengawasan Tenaga Kerja (Binwasnaker) dan K3 di Distransnaker Sultra seharusnya berfungsi melakukan pengawasan secara intens.

Namun, menurut Hendro, Binwasnaker dan K3 Distransnaker Sultra diduga tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Ia bahkan menuding mereka hanya turun ke lokasi saat terjadi kecelakaan kerja.

“Tugas Binwasnaker adalah memastikan kepatuhan dan penerapan peraturan ketenagakerjaan, serta keselamatan dan kesehatan kerja,” kata pria yang akrab disapa Egis ini kepada media pada Sabtu (24/5/25).

Menurutnya, tugas dan fungsi tersebut tidak dijalankan secara maksimal, sehingga kecelakaan kerja sangat masif terjadi khususnya di sektor pertambangan.

Aktivis nasional itu kemudian secara khusus menyoroti insiden kecelakaan kerja yang mengakibatkan dua karyawan PT. Albar Jaya Bersama (AJB) meninggal dunia.

Kedua korban tersebut bekerja di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Bosowa Mining (BM). Hal itu, menurutnya, menjadi bukti nyata tidak adanya atau lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh Binwasnaker dan K3 di sektor pertambangan.

Padahal, sektor pertambangan merupakan daerah yang riskan dan rentan terhadap kecelakaan kerja.

“Harapan kami agar pengawasan dan pembinaan yang dilakukan Binwasnaker dan K3 di Sultra ini tidak hanya sebatas di atas meja saja,” pintanya.

Dia menegaskan, pengawasan harus turun langsung ke lokasi tambang untuk memastikan kepatuhan terhadap standar K3. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar Binwasnaker dan K3 Sultra bisa memberikan sanksi yang tegas terhadap PT. AJB yang diduga melakukan pelanggaran K3 dan menyebabkan korban jiwa.

“Untuk menilai keseriusan Binwasnaker dan K3 Sultra dalam menjalankan tugas dan fungsinya serta penerapan UU Ketenagakerjaan, maka kami akan melihat sikap Binwasnaker dan K3 kepada pihak PT. AJB,” ujarnya mengakhiri.

Desakan ini menjadi tantangan bagi Distransnaker Sultra untuk membuktikan komitmennya dalam melindungi hak-hak pekerja dan menegakkan aturan keselamatan.

Sementara itu saat dicoba konfirmasi ke pihak PT Bosowa Mining dan PT. AJB melalui WhatsApp, pesan yang dikirimkan media ini tak kunjung mendapat respon.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Delapan Paket Revitalisasi Sentuh SDN 1 Wawonii Utara, Pekerjaan Capai 45 Persen

Muarasultra.com, KONAWE KEPULAUAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tenggara, terus…

6 menit ago

Ganggu Istri Orang, Oknum Karyawan PT SLS Kena Denda Adat Potong Kerbau di Konawe

Muarasultra.com, KONAWE – Pemerintah Desa Ambepulu bersama tokoh adat memfasilitasi penyelesaian persoalan dugaan perselingkuhan yang…

59 menit ago

Ombudsman RI Perwakilan Sultra Cek Pelayanan Publik Polres Konawe

Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mendapat perhatian melalui…

2 jam ago

Polres Konawe Perkuat Peran Bhabinkamtibmas Sebagai Ujung Tombak Kepolisian di Tengah Masyarakat

Muarasultra.com, KONAWE – Polres Konawe terus memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian yang hadir…

2 jam ago

Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOP, Dikbud Konawe Gelar Bimtek Bendahara PKBM

Muarasultra.com, KONAWE – Dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan…

4 jam ago

Dikbud Konawe Gelar Bimtek Pengembangan Konten Digital bagi Tutor PKBM

Muarasultra.com, KONAWE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga…

4 jam ago