Kadis SDA dan Bina Marga Sultra Sebut Kerusakan Jalan Poros Mataiwoi-Abuki Hanya 0,3 Persen

Muarasultra.com, KONAWE – Proyek pengaspalan jalan poros Mataiwoi-Abuki di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terus menuai kecaman dari warga setempat khususnya pengguna jalan, yang mana belum setahun telah mengalami kerusakan.

Ironinya, proyek dengan anggaran yang menelan sekitar Rp 18 miliyar dengan panjang sekitar 4 kilo meter lebih itu, mulai dilakukan penempelan alias perbaikan oleh pihak rekanan yakni PT Elfatih Arsa Putra (EAP).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra Dr. Ir. Pahri Yamsul, M.T menuturkan, telah melakukan monitoring di lokasi tersebut. Hasil indentifikasi mereka diketahui bahwa tingkat kerusakan pada pekerjaan tersebut hanya sekitar 0.3 persen.

“Tingkat kerusakan sedikit sekali, presentasenya sedikit. Sehingga ruas jalan yang sudah digaris-garis adalah hasil analisis teknis kami yang akan diperbaiki kembali karena memang itu yang mengalami sedikit kerusakan,” tutur Pahri Yamsul, yang di hubungi media ini melalui telepon selulernya Rabu (17/4/2024).

Terkait kerusakan yang akan diperbaiki, Pahri Yamsul menjelaskan bahwa tingkat kerusakannya tidak sampai di dasarnya alias Base nya, melainkan hanya diatas aspalnya.

Kerusakan aspal tersebut dipengaruhi berapa faktor salah satunya jalannya yang sudah mulai aus, dan ada beberapa titik yang memang harus ditingkatkan kualitas aspalnya lagi.

“Kalau ditanya soal kualitas aspalnya dinda, sudah memenuhi spek dan sudah melalui hasil laboratourium yang sudah diakui oleh regulasi,” jelas Pahri, panggilan akrabnya.

Yang jelas kata dia, pihak kontraktor masih bertanggung jawab untuk memperbaiki. Masih ada masa pemeliharaan selama 6 bulan kedepan. Sebab anggaran pihak rekanan masih tersisa kurang lebih Rp 5 miliyar yang masih tersimpan.

“Pihak rekanan baru mencairkan dananya sekitar 90 persen lebih. FHO nya pun belum dinda, kemungkinan di bulan 8 atau 9 tahun ini baru dilakukan,” ucap dia.

Terkait Asphalt Mixing Plant (AMP), Kadis PUPR Provinsi Sultra ini mengaku, jika pihak rekanan mengambil di Moramo. Adapun terkait jarak tempuh dari AMP Moramo ke lokasi pekerjaan, pihaknya telah diperhitungkan bahwa kualitas Aspal tersebut masih bermutu alias sangat memenuhi syarat.

“Baru-baru ini kan sudah diperiksa oleh BPK. Nah saat dilokasi, setiap 200 meter itu dilakukan penggalian untuk mengecek kualitas aspal tersebut, termaksud ketebalan aspal tersebut. Nanti setelah ada hasil tindak lanjut dari LHP BPK, jika ada perbaikan,” pungkasnya.

Laparan: Redaksi

admin

Recent Posts

Yusri Usman Sebut Presiden Prabowo Akan Rombak Elit Kejaksaan dan Polri pada Agustus, Imbas Dinamika Penegakan Hukum

Muarasultra.com, JAKARTA – Direktur Center of Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo…

12 jam ago

Camat Abuki Bantah Terlibat Penjualan Hutan Lindung di Desa Anggoro ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Camat Abuki, Kamran, S.Sos., membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan…

13 jam ago

Korban Penganiayaan Ngamuk di Kejari Konawe, Mengaku Dipaksa Jaksa Berdamai dengan Pelaku

Muarasultra.com, KONAWE - Seorang ibu rumah tangga bernama Pelinawati warga kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

14 jam ago

Kemenag Konawe: Rashdul Kiblat, Meluruskan Kiblat, Menyempurnakan Ibadah

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe turut ambil bagian dalam menyukseskan Gerakan…

19 jam ago

Yusri Usman: Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Besar Komitmen Presiden dalam Pemberantasan Korupsi

Muarasultra.com, JAKARTA – Komitmen Presiden dalam memberantas korupsi kembali diuji. Publik dibuat terkejut dengan mencuatnya…

19 jam ago

Oknum Kabid di Konawe Dilaporkan Ke Polisi Atas Dugaan KDRT, Korban Mengaku Dipukuli Hingga Berdarah ‎

Muarasultra.com, Konawe – Seorang perempuan bernama Pelinawati (53), warga Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe,…

22 jam ago