Adventorial

Jembatan Penghubung Desa Tongauna – Puurau di Koltim Ambruk, Warga Lakukan Perbaikan Mandiri

Muarasultra.com, KOLAKA TIMUR – Jembatan kayu yang menghubungkan Desa Tongauna dan Desa Puurau di Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, ambruk, Kamis (25/8/2023).

Jembatan ini ambruk saat dilintasi sebuah truk bermuatan besi. Atas kejadian ini warga yang hendak melintas menggunakan kendaraan roda 4 harus mengarungi sungai.

“Kalau motor masih bisa lewat, tapi kalau mobil harus lewat sungai,” ujar Kades Tongauna, Almin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jum’at (21/8/2023).

Usai jembatan penghubung desa Tongauna dan desa Puurau ambruk warga lakukan perbaikan mandiri.

Disebutkan, Kepala Desa Tongauna sempat melarang agar supir truk tidak memaksakan kendaraannya melintas namun sang supir tidak mengindahkan larangan tersebut.

“Saya sudah sampaikan jangan dia lewat, karena muatannya berat, hanya dia (sopir) tidak mau dengar,” bebernya.

Lanjut Almin, setelah mengetahui jembatan ambruk ia bersama warga setempat melakukan perbaikan secara mandiri. Ia pun telah menyampaikan perihal tersebut kepada pemerintah kecamatan dan kabupaten Kolaka Timur.

“Saya sudah melapor ke ajudan, rencananya besok pak Bupati ke Tongauna,” kata Almin.

Perbaikan jembatan secara mandiri oleh warga desa Tongauna.

Di Kolaka Timur khususnya kecamatan Ulu Iwoi dan Kecamatan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan jaringan internet merupakan hal mendasar yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.

Jika biasanya kita melewati jalan hitam beraspal, maka di sana, jalannya masih tanah atau berbatu. Jika musim hujan akan licin dan jika kemarau akan berdebu.

Untuk jembatan, sebagian masih menggunakan jembatan kayu, maka tak heran terkadang warga setempat melintasi Sungai menggunakan kendaraan mereka.

Mobil melintasi sungai.

Sedangkan internet dibeberapa Desa di 2 kecamatan ini mengandalkan wifi desa, jika penggunanya banyak maka jaringan wifi akan lemot.

Pemda Koltim dengan program gerakan melayani masyarakat atau Gemas diharapkan mampu melakukan pembangunan secara merata, tak hanya focus di kota namun dapat menjangkau warganya yang berada di desa.

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Lagi Baring-Baring di Mobil Kawasan Sepi, Sopir Travel Kendari dan Oknum Mahasiswi Didatangi Polisi, Ternyata Bawa Sajam

Muarasultra.com, KENDARI - Seorang sopir travel dan mahasiswi diamankan personel Patroli Presisi Satsamapta Polresta Kendari…

2 jam ago

Sinergi Kelembagaan, Kantah Konawe dan Polres Konawe Perkuat Kolaborasi Penanganan Kasus Pertanahan

Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan kepastian hukum…

3 jam ago

Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Gelar Rapat Ekspose dan Penandatanganan Kerja Sama Kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menggelar Rapat Ekspose dan Penandatanganan Kegiatan Penanganan Akses…

3 jam ago

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Muarasultra.com, ‎Sleman - Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menilai Indonesia membutuhkan insan pertanahan…

3 jam ago

Pukuli Istri, Pria Ganteng Asal Turki Ditangkap Polresta Kendari

Muarasultra.com, KENDARI — Perselisihan rumah tangga berujung proses hukum di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).…

9 jam ago

Rekomendasi DPRD Tidak Dihitung, Pembangunan Gerai Indomaret Tetap Berjalan, DPD LIRA Konawe Geruduk DLH dan Perindag

Muarasultra.com, KONAWE — Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (DPW LIRA) Konawe menggelar aksi demonstrasi…

9 jam ago