Adventorial

IRT di Konawe Dapat Satu Bulan Gaji Mentri Pertanian dan Topi Kepala BWS, Usai Curhat Soal Ganti Rugi Lahan Genangan Bendungan Ameroro

Muarasultra.com, KONAWE – Mentri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Andi Amran Sulaiman memberikan satu bulan gajinya untuk Ani seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Gaji mentri pertanian ini, Amran berikan setelah mengetahui lahan genangan dampak pembangunan bendung Ameroro ternyata belum diselesaikan oleh pemerintah dalam hal ini BWS Wilayah Sulawesi IV.

Mentan RI bersama Dirjen Kementerian PUPR dan Kepala BWS wilayah Sulawesi IV.

Ibu Ani dihadapan mentri pertanian menyampaikan bahwa lahan perkebunan kakao miliknya seluas 2 hektare yang kini sudah tenggelam akibat pembangunan bendungan Ameroro belum dibayarkan hingga saat ini.

Sontak pengakuan Ibu Ani membuat Andi Amran Sulaiman terkejut dan merasa terpukul. Penasaran, Amran Sulaiman meminta klarifikasi sekda Provinsi Sultra, Asrun Lio.

Sekda Sultra menyampaikan kendala pembayaran lahan genangan milik warga disebabkan persetujuan yang belum ditandatangani oleh Pj Gubernur Sulawesi Tenggara.

“Belum ditandatangani Gubernur pak,” ujar Asrun Lio.

Sekda Sulawesi Tenggara, Asrun Lio.

Mengetahui hal itu, Mentan RI menginstruksikan agar persoalan ganti rugi lahan genangan milik masyarakat lingkar bendungan Ameroro segera diselesaikan.

“Mohon pak Kapolda, Dandim, pak Sekda dibantu secepatnya diselesaikan, kalau ada kendala sampaikan, kalau ada masalah beritahu saya, saya telpon mentri PU,” tegas Amran dalam kunjungan kerja di bendungan Ameroro, Jum’at (27/12/2024).

Dalam kesempatan itu, Mentan RI juga menyisihkan satu bulan gajinya sebagai menteri Pertanian untuk ibu Ani. Tak hanya itu, Andi Amran Sulaiman juga meminta topi Kepala BWS Wilayah Sulawesi IV, Andi Adi Umar untuk diberikan kepada ibu Ani.

“Ijinkan saya bersedekah, saya berikan satu bulan gaji saya untuk ibu Ani,” ujar Amran Sulaiman disambut haru ratusan warga.

Andi Amran Sulaiman pastikan persoalan lahan genangan milik warga atas pembangunan bendungan Ameroro segera diselesaikan.

Sementara itu, ibu Ani saat diwawancarai awak media menyebutkan lahan genangan miliknya tak kunjung dibayar sejak 4 tahun yang lalu.

“Sejak 4 tahun lalu pak, kami dijanji bulan ini tidak menyeberang tahun tapi sampai saat ini belum juga dibayar,” ungkapnya.

Ibu Ani berharap kedatangan mentri menjadi solusi atas persoalan lahan di bendungan Ameroro yang belum selesai dibayar oleh BWS.

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Yusri Usman Sebut Presiden Prabowo Akan Rombak Elit Kejaksaan dan Polri pada Agustus, Imbas Dinamika Penegakan Hukum

Muarasultra.com, JAKARTA – Direktur Center of Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo…

10 jam ago

Camat Abuki Bantah Terlibat Penjualan Hutan Lindung di Desa Anggoro ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Camat Abuki, Kamran, S.Sos., membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan…

11 jam ago

Korban Penganiayaan Ngamuk di Kejari Konawe, Mengaku Dipaksa Jaksa Berdamai dengan Pelaku

Muarasultra.com, KONAWE - Seorang ibu rumah tangga bernama Pelinawati warga kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

12 jam ago

Kemenag Konawe: Rashdul Kiblat, Meluruskan Kiblat, Menyempurnakan Ibadah

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe turut ambil bagian dalam menyukseskan Gerakan…

17 jam ago

Yusri Usman: Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Besar Komitmen Presiden dalam Pemberantasan Korupsi

Muarasultra.com, JAKARTA – Komitmen Presiden dalam memberantas korupsi kembali diuji. Publik dibuat terkejut dengan mencuatnya…

18 jam ago

Oknum Kabid di Konawe Dilaporkan Ke Polisi Atas Dugaan KDRT, Korban Mengaku Dipukuli Hingga Berdarah ‎

Muarasultra.com, Konawe – Seorang perempuan bernama Pelinawati (53), warga Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe,…

20 jam ago