Berita

Insiden Longsor di Kawasan IMIP, Satu Pekerja Dilaporkan Tewas

Muarasultra.com, Morowali — Insiden longsor terjadi di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah. Longsor itu menewaskan satu pekerja.

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (19/2/2026), peristiwa ini menjadi kecelakaan terbaru dalam
rangkaian insiden di kompleks industri tersebut.

Adapun, longsor terjadi di area pembuangan limbah milik PT QMB New Energy Materials Co. Ltd. dan menyeret sejumlah alat berat seperti ekskavator, buldoser, dan truk pengangkut.

Sementara itu, kantor cabang daerah Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyatakan satu pekerja meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Indonesia menyumbang lebih dari separuh produksi nikel global. Namun, sektor pengolahan dan pemurnian (smelter) di dalam negeri kerap dilanda kecelakaan kerja.

Insiden paling serius terjadi pada akhir 2023, ketika ledakan di kawasan IMIP menewaskan 21 orang dan memicu investigasi pemerintah.

Kejadian terbaru ini mengingatkan pada longsor fatal tahun lalu yang sempat mengganggu produksi PT QMB, operator smelter high pressure acid leach (HPAL) di kawasan tersebut.

Pemegang saham utama QMB, yakni perusahaan asal China GEM Co. dan Tsingshan Holding Group Co., belum memberikan tanggapan atas kejadian longsor tersebut.

Asal tahu saja, sorotan terhadap kawasan industri Morowali dan industri nikel nasional semakin meningkat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Rezim Prabowo memperluas peran negara dalam pengelolaan sektor komoditas strategis.

Tahun lalu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) meluncurkan audit terhadap IMIP dan mengupayakan pengenaan denda besar kepada perusahaan smelter yang diduga melanggar aturan lingkungan.

Selain itu, perusahaan tambang juga menghadapi potensi sanksi finansial signifikan akibat aktivitas di luar wilayah izin usaha.

Produksi melalui fasilitas HPAL memungkinkan ekstraksi nikel kadar rendah menjadi bahan baku yang digunakan dalam baterai kendaraan listrik.

Namun, proses ini menghasilkan limbah dalam volume besar. Limbah tersebut umumnya dikeringkan, dipadatkan, dan disimpan di area tertentu.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Barcode BBM Subsidi Warga Konawe Diduga Dibobol, 80 Liter Tercatat di SPBU 7493606

Muarasultra.com, KONAWE - Salah seorang warga Konawe bernama Puspa mengeluhkan Barcode kendaraan miliknya telah digunakan…

1 hari ago

Bintang Timur FC Mundur dari Turnamen Sampara Raya Cup I, Panitia Dinilai Tabrak Regulasi

Muarasultra.com, KONAWE - Belum sepekan bergulir, turnamen sepak bola Sampara Raya Cup I di Kabupaten…

1 hari ago

Percepat Legalisasi Aset Keagamaan, Kantah dan Kemenag Konawe Perkuat Koordinasi Sertipikasi Tanah Wakaf ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe memperkuat komitmennya dalam mempercepat legalisasi aset-aset keagamaan…

2 hari ago

Perkuat Manajemen Talenta, 15 Pegawai Kantor Konawe Ikuti Seleksi Jabatan Pengawas Kanwil BPN Provinsi Sultra

Muarasultra.com, KENDARI – Sebanyak 15 pegawai Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe mengikuti Ujian Seleksi Kelompok…

2 hari ago

Bersama Kantah Konawe, Sekda Pimpin Rakor Lintas Sektor Penanganan Sengketa Lahan Transmigrasi ‎

Muarasultra.com, KONAWE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe bersama Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe dan aparat…

2 hari ago

Momentum Hari Santri, Kantah Konawe dan Kemenag Konawe Serahkan 32 Sertifikat Wakaf Masjid dan Pesantren

Muarasultra.com, KONAWE – Momentum Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi langkah nyata dalam mengamankan…

2 hari ago