Hamiudin. A. (Kiri).
Muarasultra.com, KONAWE – Dugaan cinta bertepuk sebelah tangan atau tak berbalas menjadi pemicu IPWY anggota DPRD kabupaten Konawe melecehkan seorang gadis berinisial Y warga Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe.
Hal ini diungkap Hamiadin ayah korban pelecehan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (29/9/2024).
Mula-mula Hamiadin menjelaskan kronologi pelecehan dan penghinaan yang dilakukan IPWY kepada anaknya berinisial Y.
Seminggu yang lalu, Y menceritakan bahwa ada seorang pemuda yang menaruh hati padanya. Pemuda tersebut merupakan anggota DPRD Konawe berinisial IPWY.
Mengetahui hal itu, Hamiadin menyampaikan agar anaknya Y tidak tergesa-gesa menentukan pasangan hidup terlebih lagi IPWY merupakan orang terpandang (Anggota DPRD Konawe).
“Dia kasian itu, orang berada, apalagi anggota dewan, kalau memang jodoh kalian pasti sama-sama,” ungkap Hamiadin.
Nasihat tersebut didengar oleh korban Y.
Komunikasi pertemanan yang sebelumnya terjalin mulai renggang, hingga puncaknya Y memblokir nomor IPWY.
Tak terima, IPWY mendatangi Y disalah satu warkop di Unaaha (Tempat kerja korban), Kamis (19/9/2024) malam.
Ditempat tersebut IPWY melakukan penghinaan dan pelecehan verbal kepada korban berdasarkan keterangan korban di Kepolisian.
“Sudah 2 malam saya tidak tidur, setiap malam saya di Unaaha pulang nanti subuh. Saya tidak terima anak saya dihinakan dan dilecehkan. Belum apa-apa dia sudah hina harkat dan martabat keluarga saya, apalagi misalnya kalau sudah menikah,” ujar Hamiudin emosional.
Hamiudin membeberkan, IPWY sempat di telpon, di kirimkan pesan whatsapp dan voice note untuk melakukan permintaan maaf namun enggan merespon. Bahkan IPWY juga diposting di Facebook dengan harapan segera melakukan permintaan maaf namun IPWY juga tak merespon.
“Nanti muncul berita baru dia mulai cari orang untuk mediasi, mungkin karena dia merasa besar sebagai anggota DPR,” sebutnya.
Lanjutnya, terhadap upaya mediasi yang dilakukan IPWY, Hamiadin mengaku akan melakukan rembug dengan keluarga besarnya.
“Dia harus datang sebagai seorang laki-laki, dia harus paham adat, Inae kona sara iye pinesara, inae lia sara iye pinekasara, kalau tidak dia bilang saja mau bagaimana,” tegas Hamiudin.
Sebelumnya, oknum anggota DPRD Konawe yang baru saja dilantik beberapa bulan yang lalu inisial IPWY diduga melakukan penghinaan dan pelecehan kepada seorang gadis berinisial Y.
IPWY merupakan anggota DPRD Konawe dapil 5 dari partai Golkar. IPWY merebut kursi terakhir dari 5 kursi di daerah pemilihan 5 Konawe.
Laporan : Febri
Muarasultra.com, Konawe Utara - Keberadaan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Konasara kembali menjadi sorotan publik. Sejak…
Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rumah Tahanan…
Muarasultra.com, KONAWE – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, KENDARI – Narapidana korupsi pertambangan, Supriadi, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Langkah tegas diambil Kakanwil…
Muarasultra.com, KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe membuka layanan aduan 24…