Categories: Uncategorized

Dihadapan Cipayung Plus, Bawaslu Konawe Luruskan Riak Seleksi Panwascam

Muarasultra.com, Unaaha – Lima Puluan massa aksi dari Cipayung Plus yang terabung dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menggelar unjuk rasa di kantor Bawaslu Konawe. Jumat, 21 Oktober 2022

Massa aksi yang di pimpin oleh Irsan Pagala tersebut mendukung Bawaslu Konawe untuk tetap tegak melaksakan tahapan seleksi panwascam, Kedatangan mereka juga guna mendegar duduk persoalan yang disuarakan oleh gabungan NGO dan aktivis pada hari Kamis, 20 Oktober 2022 kemarin soal seleksi panwascam

Tiga Komisioner Bawaslu Konawe, Sabda, Indra Eka Putra dan Rahmat yang di kawal ketat pihak kepolisian resor Konawe menerima massa aksi tersebut.

Ketua Bawaslu Konawe Sabda dalam sambutannya menuturkan pihaknya sangat membuka se luas-luasnya bagi seluru masyarakat Konawe yang memenuhi syarat untuk mendaftar seleksi Panwascam

Sabda menjelaskan dalam melaksakan tahapan pemilu dan perekrutan panwascam pihaknya berpedoman pada Undang-udang yang ada dan peraturan-peraturan bawaslu
“Jadi kami menerima juknis petunjuk teknisnya proses perekrutan badan adhock tingkat kecamatan. kita lakukan seleksi ini dengan terbuka semua” kata sabda saat menerima massa aksi Cipayung Plus.

Sabda Juga meminta kepada massa dari Cipayung Plus untuk membuka juknis di JDIH Bawaslu RI terkait aturan-aturan seleksi kepemiluan. Terkait adanya aksi pada Kamis, 20 Oktober 2022 oleh NJO dan Aktivis kemarin Sabda menjelaskan, pihaknya juga akan menjelaskan duduk persoalannya. tetapi pihaknya tidak diberikan ruang untuk menjelaskan sampai ada oknum yang menyerang secara pribadi pada salah satu komioner Bawaslu Konawe yakni Indra Eka Putra.

Terkait dengan pengumuman hasil CAT yang juga di persoalkan dengan massa aksi kemarin.

Dijelaskannya di juknis tidak dijelaskan soal pengumuman nilai, karena itu merupakan hasil pekerjaan masing-masing. kecuali ada pribadi yang ingin melihat bisa ia bukakan. tetapi kalau di pampang secara umum tidak bisa.

“setiap kami lakukan pengumuman kami juga selalu minta masyarakat Konawe untuk melakukan tanggapan,” kata Sabda

Di tempat yang sama Indra Eka Putra menambahkan, bahwa proses rekrutmen ini diyakini sudah berdasarkan undang-undang dan petunjuk teknis. Indra Eka menjelaskan soal Aljumatul, dia adalah orang yang kami luluskan pada tahun 2018-2019 di panwascam Abuki.

Waktu itu tidak ada persoalan, karena memang tidak ada soal, Namun di tengah dia menlankan sebagai ketua panwascam Abuki dia tersandung masalah dengan kasus pasal 303 ayat 1 ke 3 tentang perjudian dan ada putusan pengadilannya

Setelah ada putusan pengadilannya, kami tidak berhentikan yang seharusnya Aljumatul ini di pecat.

Tetapi kami bertiga komisoner ini punya solusi. Kami menyampaikan agar Aljumatul untuk mengundurkan diri saja. Karena pertimbangannya jangan sampai dia akan mendaftar di tempat lain asal jangan di Panwaslu kembali.

Setelah terbuka pendaftaran tahapan ini, Aljumatul kembali mendaftar kembali, sebagai ketua lembaga, tidak mungkin Ketua Bawaslu mau melarang Aljumatul untuk mendaftar kembali

pada saat dia mendaftar, kami sudah sampaikan agar dia kembali membuka pasal 117 ayat 1 huruf L yang menyatakan dilarang mendaftar sebagai anggota Panwaslu orang yang diputuskan melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman 5 tahun atau lebih.

Lalu pertanyaannya lanjut Indra Eka, kenapa dia di loloskan waktu mendaftar. Indra Eka menjelaskan di administrasi untuk meloloskan pendaftar hanya mengecek kelengkapan berkasnya selanjutnya akan di klarifikasi pada Tes wawancara.

Sebelum tes wawancara, hari pertama dia sudah datang di kantor setelah dia lakukan komunikasih ke beberapa komisioner dia menyimpulkan. kalau pun dia tes wawancara dia tidak akan lolos lalu dia pamit pulang. maka terjadilah demo pada Kamis pada tanggal 20 Oktober itu.

Indra Eka menegaskan, Aljumatul saat ini masih peserta Tes Wawancara. pihaknya belum dikeluarkan dari peserta tes.

“Aljumatul ini masih peserta tes wawancara, dia belum gugur. hanya saja jadwal tesnya sudah lewat. kalaupun dia menghadap ke Bawaslu Provinsi untuk dijadwalkan ulang tes wawancara kami akan pasilitasi” kata Indra Eka seraya mengahir penjelasannya. Jadi kalau ada isu, bahwa Aljumatul itu gugur kata Indra itu salah.

untuk diketahui usai mendengar sambutan komisoer Bawaslu Konawe, massa dari Cipayung Plus membubarkan diri dengan aman dan damai.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Status Tambang Dipertanyakan, PT NPM Bososi Tak Terdaftar di MODI ESDM dan Diduga Abaikan Proses Perselisihan Buruh

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Polemik ketenagakerjaan yang melibatkan PT Natural Persada Mandiri (PT NPM) Site…

1 hari ago

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kelurahan Tuoy Unaaha Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

1 hari ago

Pamit dalam Pengabdian: Jejak AKBP Noer Alam di Konawe, Dari Menjaga Kamtibmas Hingga Menyatukan Konflik Sosial

Muarasultra.com, KONAWE – Setiap pertemuan pada akhirnya akan berujung pada perpisahan. Namun, ada perpisahan yang…

1 hari ago

Tingkatkan Integritas ASN, Kantah Konawe Ikuti Sosialisasi Pencegahan Judi dan Pinjol Ilegal dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

Muarasultra.com, KONAWE – Seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan…

1 hari ago

Dorong Percepatan Program Strategis Nasional dan Pelayanan, Kantah Konawe Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Kantor Wilayah BPN Provinsi Sultra

Muarasultra.com, KONAWE — Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe terus memacu percepatan pelaksanaan program strategis dan…

1 hari ago

Peringatan Disnaker Tak Digubris? FKSPN Seret PT NPM Site Bososi ke Meja RDP

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Dewan Pimpinan Daerah Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (DPD FKSPN) Kabupaten…

2 hari ago