Berita

Digerebek Istri Sendiri, Dua Oknum Guru PPPK SMA di Konawe Terciduk Berbuat Zina di Rumah Mertua

Muarasultra.com, Konawe – Dugaan perselingkuhan yang melibatkan dua oknum guru PPPK di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Konawe menjadi sorotan publik setelah seorang perempuan bernama Astriani mengaku memergoki suaminya bersama rekan kerja wanitanya di rumah mertuanya, Senin malam (18/5/2026), di salah satu desa di Kecamatan Lambuya.

Astriani mengungkapkan, kecurigaan terhadap hubungan keduanya sebenarnya telah lama muncul. Ia menyebut suaminya yang berinisial IS diduga memiliki kedekatan khusus dengan seorang rekan kerja perempuan berinisial WA sejak keduanya terlibat dalam pengelolaan dana BOS sekolah.

“Awalnya saya hanya curiga karena mereka terlalu sering berkomunikasi. Saya pernah menemukan chat mereka yang ada kata sayangnya dan waktu itu sempat diakui, tetapi alasannya hanya khilaf dan disebut sebatas komunikasi biasa,” ujar Astriani kepada wartawan. Selasa (19/5/2026).

Kecurigaan tersebut memuncak pada malam kejadian. Astriani mengaku melihat sepeda motor milik WA terparkir di rumah suaminya atau rumah mertuanya di salah satu desa di Kecamatan Lambuya. Ia kemudian memilih menunggu di sekitar lokasi karena merasa ada hal yang tidak wajar.

Astriani.

“Saya tunggu lebih dari dua jam. Setelah lampu kamar dimatikan, saya mulai merekam video karena curiga mereka berada di dalam kamar,” katanya.

Astriani yang sering di sapa Yuyun mengaku mendapati keduanya sedang melakukan hubungan terlarang. Peristiwa itu kemudian dilaporkannya ke Polres Konawe untuk diproses lebih lanjut.

Ia mengaku sangat kecewa atas perbuatan tersebut.

“Saya sangat kecewa. Terlebih mereka melakukan perbuatan itu di rumah mertua saya, di kamar tempat saya biasa tidur. Bahkan dalam rumah itu masih ada mertua saya, yang membuat saya semakin kecewa karena terkesan membiarkan perbuatan tercela tersebut,” ungkapnya.

Kasus ini turut menjadi perhatian karena melibatkan aparatur PPPK yang berprofesi sebagai tenaga pendidik di lingkungan SMA Negeri di Konawe. Yuyun berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan kedua oknum guru tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun pihak sekolah terkait dugaan perselingkuhan tersebut.

Laporan: Redaksi

admin

Recent Posts

Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala Duduk di Kursi Belakang Rakerwil, NasDem Dinilai Permalukan Kader Sendiri

Muarasultra.com, KENDARI - Kursi yang ditempati Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Tariala, dalam…

14 jam ago

Proyek Sumur JIAT di Konawe Bermasalah, Dinas Pertanian dan Dinas PU Konawe Sebut Tidak Dilibatkan

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah Tersebar (JIAT) di Kabupaten Konawe terus…

22 jam ago

Program MBG di Tongauna Disorot, Kades Andeposandu Kritik SPPG Tak Serap Bahan Baku Lokal

Muarasultra.com, KONAWE – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, menuai…

23 jam ago

Proyek Rehabilitasi Irigasi D.I Walay Senilai Rp47 Miliar Disorot, PT HERBA SARI Diduga Abaikan K3

Muarasultra.com, KONAWE – Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Walay Kabupaten Konawe Tahap III yang menelan…

23 jam ago

TKA Ramai-ramai ke PT IPIP Kolaka, Warga Lokal Menunggu

Muarasultra.com, KOLAKA - Puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal China dilaporkan tiba di Kabupaten Kolaka,…

23 jam ago

Takut Nama Baik Bupati Konsel Tercoreng, Kepala DP3A Disebut Minta Korban Pencabulan Nikah dengan Pelaku

Muarasultra.com, KENDARI - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyayangkan adanya upaya intervensi…

24 jam ago