Berita

Diduga Gunakan Material Ilegal, ‎Proyek Pengendalian Banjir Sungai Konaweeha Milik BWS Jadi Sorotan ‎

‎Muarasultra.com, KONAWE – Proyek Pengendalian Banjir Sungai Konaweeha di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mulai menjadi sorotan.

‎Selain bernilai miliaran rupiah, proyek yang didanai APBN Tahun Anggaran 2026 itu diduga menggunakan material batu yang berasal dari aktivitas penambangan ilegal di Kecamatan Amonggedo.

‎Salah satu warga setempat menyebutkan pekerjaan tersebut berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari.

‎”Proyek memiliki nilai kontrak sebesar Rp12.963.000.000 dengan masa pelaksanaan selama 210 hari kalender.
‎Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Rezeki Putra Perkasa, sementara pengawasan dilakukan oleh PT Indoplan Inti Patria.,” Jelasnya.

‎Kontrak pekerjaan ditandatangani pada 8 April 2026 dengan sumber pendanaan dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pada papan proyek juga tercantum bahwa pekerjaan tersebut berada dalam pendampingan hukum oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

‎Ia menduga bahwa material batu yang digunakan berasal dari penambangan ilegal di wilayah Kecamatan Amonggedo.

‎”Jika dugaan tersebut terbukti, penggunaan material dari sumber yang tidak memiliki izin dapat berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor pertambangan maupun pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ungkapnya.

‎Terpisah, Kepala Satker PJSA BWS Wilayah Sulawesi IV, M Akil Ishak saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan telepon enggan berkomentar.

‎Meski pesan yang dikirimkan diterima dan dibaca. Sementara itu kontraktor pelaksana CV Rezeki Putra Perkasa, maupun pihak PT Indoplan Inti Patria selaku konsultan pengawas juga belum bisa dikonfirmasi.

‎Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait untuk memperoleh penjelasan dan memastikan kebenaran informasi tersebut. Jika terdapat tanggapan resmi, berita ini akan diperbarui sesuai perkembangan.

‎Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Buronan Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Smelter PT Bososi Pratama Dipulangkan ke Indonesia

‎Murasultra.com, KONAWE - Buronan kasus dugaan penipuan dan penggelapan saham pembangunan fasilitas pengolahan mineral (smelter)…

3 jam ago

Heboh! Oknum Kabid Pariwisata Konawe Diduga Selingkuh dengan PPPK Satpol PP, Istri Bongkar Dugaan KDRT dan Dugaan Intimidasi RJ

Muarasultra.com, KONAWE - Warga kabupaten Konawe kembali dihebohkan dengan informasi dugaan perselingkuhan dua ASN. Kasus…

7 jam ago

Refleksi Dua Tahun Kepemimpinan YA-Syam, Meritokrasi Amburadul, Dugaan Korupsi Proyek Hingga Gaji 13 PPPK yang Belum Tuntas ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Konsorsium aktivis dan NGO Kabupaten Konawe menggelar aksi demonstrasi di depan kantor…

9 jam ago

Yusri Usman Sebut Presiden Prabowo Akan Rombak Elit Kejaksaan dan Polri pada Agustus, Imbas Dinamika Penegakan Hukum

Muarasultra.com, JAKARTA – Direktur Center of Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo…

1 hari ago

Camat Abuki Bantah Terlibat Penjualan Hutan Lindung di Desa Anggoro ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Camat Abuki, Kamran, S.Sos., membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan…

1 hari ago

Korban Penganiayaan Ngamuk di Kejari Konawe, Mengaku Dipaksa Jaksa Berdamai dengan Pelaku

Muarasultra.com, KONAWE - Seorang ibu rumah tangga bernama Pelinawati warga kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

1 hari ago