Berita

Celebes Conservation Center Gagas Penanaman 10 Ribu Pohon di Lahan Pasca Tambang

Muarasultra.com, KENDARI – Celebes Conservation Center (Triple C) mengambil langkah besar untuk menyembuhkan luka bumi akibat aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebanyak 10 ribu pohon akan ditanam di lahan pasca tambang yang rusak akibat ulah perusahaan swasta. Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan yang kian tergerus.

Kepala Bidang Hak Asasi Manusia dan Lingkungan Hidup Triple C, Ughi, mengungkapkan rencana ini saat dikonfirmasi pada Rabu (02/07/2025).

“Kami akan segera melaksanakan penanaman pohon di lahan bekas tambang. Setiap perusahaan pertambangan wajib mematuhi regulasi pengelolaan lingkungan yang baik. Reklamasi bukan sekadar kewajiban, tapi keharusan untuk memulihkan alam yang telah dirusak,” tegas Ughi.

Lahan yang menjadi target penanaman meliputi wilayah Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Utara, dan sejumlah kawasan pertambangan lainnya di Sultra.

Menurut Ughi, reklamasi pasca tambang bukan hanya soal menanam pohon, tetapi juga membuka peluang untuk mengembalikan fungsi lahan bagi pertanian, kehutanan, hingga konservasi.

“Pertambangan telah menjadi penyumbang utama kerusakan lingkungan. Data 2025 menunjukkan 600 ribu hektare hutan rusak akibat aktivitas ini. Ini kondisi yang sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Ughi tak ragu mengecam perusahaan pertambangan yang abai terhadap tanggung jawab lingkungan. Ia menyinggung pelanggaran terhadap UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Menteri ESDM No. 26 Tahun 2018.

“Perilaku perusahaan yang tidak bertanggung jawab harus dihentikan. Lingkungan bukanlah mainan yang bisa dirusak seenaknya,” kecamnya.

Sebagai wujud komitmen, Triple C mengajak perusahaan pertambangan yang peduli lingkungan untuk turut serta dalam aksi penanaman 10 ribu pohon ini.

“Kami ingin aksi ini menjadi gerakan bersama untuk menyelamatkan alam Sultra. Tanggung jawab lingkungan harus nyata, bukan sekadar wacana,” pungkas Ughi.

Laporan : Redaksi

 

admin

Recent Posts

Dikbud Konawe Gelar Bimtek Pengembangan Konten Digital bagi Tutor PKBM

Muarasultra.com, KONAWE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga…

7 menit ago

Wajah Baru SDN 1 Sendang Mulyasari, Revitalisasi Hadirkan Ruang Belajar yang Lebih Representatif

Muarasultra.com, KONAWE – Upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan terus dilakukan melalui program revitalisasi…

2 jam ago

Sultra Darurat AIDS, 280 Kasus Didominasi Homoseksual

Muarasultra.com, Kendari - Persoalan HIV/AIDS di Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki fase yang membutuhkan perhatian serius.…

4 jam ago

Kejagung Sita Rp401,65 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi Ekspor Nikel PT CNI di Kolaka

Marasultra.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menyita uang senilai Rp401,65 miliar dalam…

5 jam ago

Selembar Sertipikat Menjaga Amanah Tanah Wakaf

Muarasultra.com, KONAWE - Tanah wakaf telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Di berbagai…

21 jam ago

AMPG Konawe Ungkap Bukti Digital Dugaan Rekayasa Nota di SPPG Arombu, Kejari Didesak Percepat Penyidikan

Muarasultra.com, KONAWE – Aliansi Masyarakat Peduli Gizi (AMPG) Kabupaten Konawe kembali membeberkan bukti krusial berupa…

24 jam ago