Berita

Bupati Konawe Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih Tanpa Korupsi

Muarasultra.com, KENDARI – Bupati Konawe, Yusran Akbar, ST., menghadiri Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah se-Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara KPK dan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan upaya pencegahan korupsi yang menyeluruh, terstruktur, dan berkelanjutan.

Acara dibuka dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, didampingi oleh Wakil Gubernur Ir. Hugua, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Agung Yudha Wibowo, serta Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tenggara, bupati/wali kota, ketua DPRD, sekretaris daerah, dan inspektur kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa tindak pidana korupsi bukan hanya merupakan pelanggaran hukum, tetapi juga kejahatan moral dan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Oleh karena itu, korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang harus diberantas secara komprehensif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Agung Yudha Wibowo, mendorong adanya komunikasi dan diskusi yang lebih intens antar lembaga pemerintahan guna memperkuat sistem pencegahan korupsi. Ia mengilustrasikan bahwa peran KPK dan lembaga penegak hukum lainnya hanya sebagai pihak yang “memberikan dosis dan cara penggunaan obat”, dalam hal ini, tata kelola keuangan daerah yang baik dan benar.

Dalam penyampaiannya, Bupati Yusran menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen penuh dalam menjalankan prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia menekankan pentingnya digitalisasi sistem pelayanan publik dan penguatan pengawasan internal sebagai langkah nyata meminimalisir potensi tindak pidana korupsi.

“Kami mendukung penuh program pencegahan korupsi terintegrasi ini. Kami percaya, dengan kolaborasi dan keterbukaan informasi, kita dapat membangun pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat secara adil,” ujar Yusran.

Rapat koordinasi ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara kepala daerah dan KPK untuk mendukung pelaksanaan aksi pencegahan korupsi terintegrasi tahun 2025 di wilayah Sulawesi Tenggara.

Laporan : Redaksi

 

admin

Recent Posts

‎Suami di Konsel Aniaya Istri Hingga Tewas, Modus Karena Cemburu

‎Muarasultra.com, Konawe Selatan – Gabungan Tim URC Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari, Unit Kam Sat…

1 jam ago

Simpan Sabu 24 Sachet , Pria Asal Abuki Ditangkap Polisi Dirumahnya ‎

‎Muarasultra.com, Konawe – Satuan Reserse Narkoba Polres Konawe kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika…

3 jam ago

Bareskrim Polri Segel Wilayah Tambang PT WIN di Torobulu Usai Viral di Medsos

Muarasultra.com, KENDARI - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohamad Irhamni, menyegel…

23 jam ago

‎Liburan Aman dan Nyaman di Pantai Berkat Pengamanan Polsek Sawa

Muarasultra.com, Konawe Utara – Memasuki hari keempat libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun…

1 hari ago

‎Laga Perdana Piala Presiden, Unaaha FC Raih Hasil Positif, Arif dan Aan Kompak Cetak 2 Gol

Muarasultra.com.com, BANTUL – Unaaha FC Sulawesi Tenggara membuka kiprahnya di putaran nasional Liga 4 Piala…

1 hari ago

Silaturahmi Kebangsaan: Andi Abbas dan Dudung Perkuat Komunikasi Pemerintah dengan Masyarakat

Muarasultra.com, KENDARI - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Dr. Andi Abbas, SH,…

1 hari ago