Foto udara permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Sabtu (29/11) sebanyak 43 korban meninggal dunia di wilayahnya akibat banjir bandang pada Selasa (25/11). ANTARA FOTO/Yudi Manar/bar
Muarasultra.com, Bandung – Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa rangkaian bencana di berbagai daerah bukan semata peristiwa alam, melainkan akibat kerusakan lingkungan dan lemahnya antisipasi manusia.
Hal itu ia samapikan dalam Workshop Kepala Sekolah SMK Program SMK Go Global di Bandung, Senin, 1 Desember 2025.
Ia menyebut dua faktor utama bencana berulang, lingkungan yang kritis dan perencanaan yang kurang matang.
Cak Imin mengatakan telah berkirim surat kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, untuk meminta evaluasi total kebijakan pengelolaan lingkungan.
la menyebut langkah ini sebagai bentuk “taubatan nasuha”, yakni komitmen perubahan menyeluruh dalam memperlakukan lingkungan.
“Kiamat bukan sudah dekat, tapi sudah terjadi,” kata Cak Imin.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal…
Muarasultra.com, Konawe Utara — Warga Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…
Muarasultra.com, KONAWE - Seorang pria paruh baya berinisial RS warga kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe diamankan…
Muarasultra.com, KONAWE — Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., melantik pengurus Majelis Pembimbing…
Muarasultra.com, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan pohon…
Muarasultra.com, KONAWE – Ribuan peserta memadati kawasan Pantai Tanjung Lalimbue, Kecamatan Kapoila, Kabupaten Konawe, Sulawesi…