Berita

Bakar Hutan, Pria di Koltim Ditetapkan Sebagai Tersangka Terancam 10 Tahun Penjara

‎Muarasultra.com, KENDARI – Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan pembakaran lahan di kawasan hutan produksi terbatas di Desa Wesalo, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).
‎
‎Tersangka berinisial AN ditetapkan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan hingga gelar perkara. Penanganan kasus tersebut berdasarkan Surat Perintah Nomor Sprin/124/IX/RES.5/2026 dan Laporan Polisi Nomor LP/B/25/IX/2026/SPKT/Polres Kolaka Timur/Polda Sultra tertanggal 11 September 2026.
‎
‎Dirkrimsus Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo, mengatakan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan bukti yang telah dikumpulkan penyidik. Dua saksi menyebut melihat AN melakukan pembakaran di lokasi kejadian.
‎
‎“Dari hasil pemeriksaan saksi, ada dua orang saksi yang melihat seorang pria berinisial AN melakukan pembakaran di Desa Wesalo,” kata Wisnu melalui keterangan resminya, Minggu (13/9/2026).
‎
‎Menurut Wisnu, AN juga mengakui telah melakukan pembakaran bambu menggunakan pemantik api. Api tersebut kemudian merambat hingga membakar rerumputan di sekitar lokasi.
‎
‎“Tersangka melakukan pembakaran atas inisiatif sendiri,” ujarnya.
‎
‎Penyidik juga menganalisis rekaman video yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Keterangan saksi dan rekaman video itu kemudian menjadi bagian dari bahan penyidik dalam proses gelar perkara.
‎
‎Lokasi kebakaran berada di area seluas sekitar 80 hektare dan masuk dalam kawasan hutan produksi terbatas.
‎
‎Berdasarkan hasil gelar perkara, penyidik kemudian meningkatkan penanganan perkara dengan menetapkan AN sebagai tersangka.
‎
‎Perkara tersebut ditangani menggunakan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah mengalami perubahan melalui ketentuan perundang-undangan terkait Cipta Kerja.
‎
‎Wisnu menegaskan proses penegakan hukum terhadap kasus tersebut akan dilakukan secara profesional sesuai prosedur. Penyidik juga akan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) untuk melengkapi proses penyidikan.
‎
‎
‎Laporan : Febri Nurhuda

‎
‎

admin

Recent Posts

Warga Motui Pertanyakan Skema Pembebasan Lahan PT BKA, Undangan Sosialisasi Tuai Kejanggalan

Muarasultra.com, Konawe Utara – Polemik pembebasan lahan warga di Desa Motui, Kabupaten Konawe Utara (Konut),…

11 jam ago

Kapolsek Onembute Hadiri Sosialisasi Inpres 2025, Dukung Koordinasi Program Pembangunan Tahun Anggaran 2026

Muarasultra.com, KONAWE – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari menggelar sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres)…

12 jam ago

Raih IPK Sempurna, Eks Bos Rutan Unaaha Sandang Gelar Doktor Ilmu Manajemen ‎

Muarasultra.com, Kendari – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan pemasyarakatan. Herianto, mantan Kepala Rumah Tahanan Negara…

12 jam ago

Raih 4 Kursi Saat Pemilu, Golkar Konawe Justru Dipimpin Aleg Konsel, Darwin: Hanya Purnama yang Layak

Muarasultra.com, KONAWE – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten…

13 jam ago

H. Purnama Saboli Resmi Nahkodai Golkar Konawe, Kader Lokal Jadi Penonton ‎ ‎

Muarasultra.com, KONAWE - H.Purnama Saboli, S.H., M.H, terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai…

14 jam ago

Melalui Jumat Keliling, Polsek Unaaha Intensifkan Edukasi Pencegahan Narkoba dan Kriminalitas

Muarasultra.com, KONAWE – Kapolsek Unaaha, Polres Konawe, IPTU La Ode Anti, S.H., M.H., mengajak masyarakat…

17 jam ago